Sambut Bulan Ramadhan, Dewan UKM Promosikan Produk Lokal Berkualitas Dengan Harga Murah 

Banda Aceh (RA) – Menyambut bulan suci ramadhan 1442 H, Komwil Dewan UKM Aceh mengadakan pertemuan dengan 20 Komda Dewan UKM se-Aceh di Kyriad Muraya Aceh, Sabtu (20/3).

Dari 23 komda se-Aceh tersebut yang tidak hadir diantaranya Gayo Lues, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Tenggara, dan Singkil. 

Dalam Pertemuan tersebut para ketua Komda Dewan UKM se-Aceh membawa tiga sampai empat produk-produk

unggulan masing-masing daerah lalu mempresentasinya pada acara Rapat Koordinasi Sembako dan Pasar Murah. 

Adapun beberapa produk yang dipromosikan nantinya seperti keripik, bumbu, asinan buah, snack, minyak kelapa, madu kelulut, terasi garing, kopi robusta khas Lamno, gurita Lamno, madu linoet yang berasal dari Aceh Jaya dan banyak lagi produk unggulan lainnya.

“Produk lokal ini, bila memiliki kekhasan khusus dan memiliki nilai jual akan dibrending dan dipasarkan di dalam daerah, nasional dan internasional,”kata Ketua Komwil Dewan UKM Aceh, T Nurmiadi Boy, ST. 

T Nurmiadi Boy menjelaskan, Dewan UKM menginginkan adanya harga murah yang tercapai di masyarakat untuk bisa mendapatkan harga yang lebih murah di pasar sehingga dewan UKM berkeinginan memberikan kepada masyarakat harga yang termurah dengan poduk Lokal berkualitas. 

Untuk mendapatkan harga murah tersebut, Nurmiadi menyebutkan ada dua metode yang di jalankan, pertama terkait sembako yang setiap bulan disalurkan kepada pengurus dan anggota. “Jadi masyarakat yang ingin membeli harus menjadi anggota terlebih dahulu. Kalau bukan anggota kita tidak jual karena harga di bawah harga pasar. Kalau kita sebarkan ke masyarakat, nantinya itu bertentangan dengan harga pasar, “jelasnya. 

Dikatakan Nurmiadi, untuk pasar murah, akan di adakan setiap bulan, namun tidak sebanyak mendekati bulan suci ramadhan. harga yang dijual pun dibawah harga grosir . 

“Jelang puasa kita sudah buat nota kesepahaman (MoU) agar nantinya harga barang tidak naik dan tetap normal seperti hari biasanya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, bahwa Dewan UKM juga bukan distributor. maka dari itu terkait produk UMKM, Komda nanti yang akan salurkan ke anggota dan pengurus yang ada di kabupaten/kota. Sehingga Kalau masyarakat ingin membelinya maka dia harus menjadi anggota dulu. 

” Untuk saat ini anggota yang terbanyak ada di Pidie yang mencapai enam ribu anggota, kedua terbanyak Aceh timur empat ribu . Kalau kita jumlahkan hampir enam puluh ribu anggota yang ada di seluruh Aceh. Artinya dengan sebanyak ini kita memberikan kepada anggota yang nantinya mereka mendapatkan dengan harga yang termurah, “sebutnya. 

Selain itu, Komwil Dewan UKM Aceh tahun 2021 juga merencanakan program menanam Porang diatas lahan 24

ribu Ha di Aceh. Pogram ini akan melihatkan ribuan petani di atas lahan masyarakat secara berkesinambungan 20 sampai 30 tahun.

Menurut Nurmiadi untuk rencana program itu, Dewan UKM Aceh telah melakukan survei ke daerah – daerah untuk bertemu pemilik lahan dan petani, mereka sangat antusias program Dewan UKM Aceh

tahun 2021. Untuk bisnis dewan UKM se-Aceh akan membangun Koperasi Produksi di masing- masing Komda Dewan UKM Aceh. 

“Alhamdulillah, sudah ada sejumlah Komda Dewan UKM terbentuk koperasi dan segera akan membentuk koperasi Komwil Dewan UKM Aceh,”ungkap mantan Manager Program BRR ini.