Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METRO ACEH · 23 Mar 2021 14:46 WIB ·

Pria Viral Bisa Gandakan Uang Ternyata Cuman Tukang Pijit


 Herman si ustad gadungan, si pengganda uang di Bekasi resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Bekasi. (dok PojokBekasi.com)
Perbesar

Herman si ustad gadungan, si pengganda uang di Bekasi resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Bekasi. (dok PojokBekasi.com)

HARIANRAKYATACEH.COM – Polisi menduga ustad gadungan Herman tidak memiliki kemampuan menggandaan uang seperti yang viral di media sosial. Pelaku selama ini dikenal berprofesi sebagai tukang pijat. Dia juga kerap mengaku-ngaku bisa menyembuhkan penyakit secara spiritual.

“Selama 20 tahun ini memang pekerjaannya adalah pertama tukang pijat, menjual barang antik, kemudian juga mencoba melakukan pengobatan-pengobatan ke orang-orang, termasuk juga memberikan terapi atau jampi-jampi, jimat, pelet dan seterusnya yang sifatnya mistik,” kata Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Pol Hendra Gunawan kepada wartawan, Selasa (23/3).

Hendra menuturkan, selama 20 tahun terakhir pelaku diketahui kerap berpindah-pindah tempat tinggal. Mengingat, keberadaan Herman kerap membuat resah lingkungannya, hingga tak sedikit terjadinya penolakan.

“Sudah 20 tahun tapi pindah-pindah. Nah setiap kepindahan itu tempat sebelumnya itu membuat keresahan oleh masyarakat. Masyarakat paham lingkungan sekitarnya dia bohong, nipu, dan sebagainya,” jelasnya.

Sebelumnya, viral seorang pria yang dipanggil ustad melakulan penggandaan uang di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Dalam video yang beredar, pelaku berpenampakan kulit sawo matang, dengan rambut gondrong. Saat beraksi dia memakai peci warna hitam dengan logo kujang.

Dia terlihat memakai kaos panjang berwarna abu-abu. Di juga memakai kalung dengan liontin mirip batu akik, serta jam tangan di lengan sebelah kiri. Aksi penggandaan uang ini dilakukan di depan rumah pelaku, disaksikan oleh beberapa orang dewasa.

Mulanya pelaku mengeluarkan segumpal kain warna hitam dari kotak kecil warna silver. Lalu dibungkus oleh 2 kertas putih. Selanjutnya benda itu dimasukan ke dalam kotak hitam, dan ditutup.

Pelaku kemudian mengambil kotak berwarna coklat. Saat dibuka berisi benda mirip jenglot. Kotak itu diletakan di atas kotak hitam berisi kertas putih. Setelah itu, pelaku memulai ritualnya.

Tak lama dari itu, pelaku membuka kotak hitam tersebut, hasilnya sudah dipenuhi dengan uang pecahan Rp 100 ribu. Pelaku mengeluarkan uang itu dan disebar di lantai. Setelah uang yang dikeluarkan cukup banyak, warga yang menyaksikan membungkus uang itu ke dalam plastik hitam besar. (Jawa Pos)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

KSPPS Baitul Qiradh Baiturrahman Sepakat Perkuat Peran Sosial

12 June 2024 - 20:02 WIB

Dua warga Banda Aceh Ditangkap Polisi Karena Curi Mesin Speed Boat

9 June 2024 - 13:27 WIB

Prodi S1 Teknik Mesin USK Meraih Dana Hibah PKKM 2024 Senilai Rp 1,3 M

29 May 2024 - 13:36 WIB

Kakanwil Meurah Budiman Dorong Setiap Kepala UPT Miliki Strategi Besar Dalam Pencegahan Pungli dan Gratifikasi

29 May 2024 - 11:31 WIB

M Anshar dan Eko Densa Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris Pewarta Foto Indonesia Aceh

11 May 2024 - 18:44 WIB

Pengurus ICMI Aceh Diminta Banyak Ingat Kematian, Harta Tidak Dibawa Mati

3 May 2024 - 15:20 WIB

Trending di METRO ACEH