Hattrick si Raja Udara | Persiraja (3) vs (1) Persita

HARIANRAKYATACEH.COM – Persiraja membuka laga perdana di Grub D dengan kemenangan telak, 3-1 atas Persita Tanggerang.
Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Manguharjo, Sleman itu menjadi panggung bagi Ahssanur ‘Torres’ Rijal. Ujung tombak asal Lambeugak, Aceh Besar itu mencetak hattrick.

Torehan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi pria yang kerap disebut ‘Raja Udara Persiraja’. Ia adalah pemain pertama yang mencetak tiga gol di Piala Menpora, Rabu (24/3). Ahssanur mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah saya bahagia sekali. Terimakasih untuk doa masyarakat Aceh, berkat itu dan kerja keras tim kami berhasil meraih tiga poin,” terangnya kepada Harian Rakyat Aceh, Rabu (24/3).

Menurutnya, keberhasilan mencetak hattrick perlu disyukuri sekaligus menjadi motivasi lebih, terutama menyangkut bertambahnya kepercayaan diri. Namun, ia menolak besar kepala. Katanya, jalan Persiraja masih panjang di Piala Menpora, yang akan berhadapan dengan Persib Bandung maupun Bali United.

“Sekarang yang terpenting poin penuh. Ini pondasi awal, sekaligus modal untuk melawan Persib juga Bali United,” ujar Ahssanur.

Lebih jauh, katanya, menang atas Persita punya kebahagiaan lebih. Sebab selama ini Laskar Rencong dengan Pendekar Cisadane merupakan musuh bebuyutan sejak di Liga 2. Katanya, haram kalah melawan Persita. Walau begitu, menurut Ahssanur, di lapangan rival, di luar tetap bersahabat.

Secara umum, meski Persiraja meraih poin penuh, Persita tampil lebih dominan dengan penguasaan bola. Persiraja mengandalkan serangan balik.

Persiraja membuka keunggulan di menit ke-33. Ahssanur berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok, dengan berhasil menyundul bola ke sudut kiri gawang Persita. Fitranto hanya bisa terpaku melihat jala gawangnya bergetar.

Dua menit berselang, gawang Persita kembali bergetar. Crossing Miftahul Hamdi dari sisi kanan kotak penalti kembali dituntaskan Ahssanur dengan sundulan, yang untuk kedua kalinya tak mampu diantisipasi Fitranto.

Tertinggal dua gol, Persita berusaha mengejar. Namun di menit ke-45, Persiraja berhasil menambah gol lagi. Fitranto gagal menangkap bola crossing dengan baik, dan bola yang lepas berhasil disambar Ahssanur, menjebol gawang Persita untuk ketiga kalinya.

Di babak kedua, Persiraja langsung bertahan sejak awal, Persita yang terus membombardir gawang yang dijaga Fakhrurrazi Kuba, berhasil dijebol Chandra Waskito, sekaligus memperkecil ketertinggalan 3-1. Itu menjadi satu-satunya gol di menit 54′ yang berhasil dicetak Persita.

Meski terus menguasai bola, Persiraja bukan tanpa peluang. Bahkan dua peluang emas nyaris membuahkan hasil. Tendangan Miftahul Hamdi yang melebar dan hentakan Vivi Asrizal yang digagalkan mistar gawang. Andai dua peluang itu menjadi gol, Persiraja bisa menang banyak.

Kini anak asuh Hendri Susilo fokus untuk memulihkan fisik, setelah melakoni pertandingan yang melelahkan. Persiapan minim menyebabkan kondisi fisik anak-anak Persiraja berat.
Di babak kedua, tampak kedodoran. Dua laga mendatang, Persiraja akan dihadapkan dengan tim bertabur bintang. Selain Rijal Torres, tepuk tangan pantas diberikan kepada bek Persiraja, Tri Rahmat Priadi, yang menggagalkan dua peluang emas Persita. (icm/min)