Zahratun, Bocah lumpuh Layu Dapat Santunan Baleum Syedara

Koordinator Komunitas Baleum Syedara, Agus Setiawan menyantuni bocah lumpuh layu di Gampong Blang Kecamatan Langsa Kota, Jumat (26/3). (Putra Zulfirman/Rakyat Aceh)

HARIANRAKYATACEH.COM – Zahratun (8), bocah asal Gampong Blang Seunibong Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa yang menderita lumpuh layu, mendapat santunan dari Komunitas Baleum Syedara, Jum’at (26/3).

Koordinator Komunitas Baleum Syedara, Agus Setiawan menyebut, informasi adanya bocah lumpuh layu sejak kecil ini, diterima pihaknya lewat seorang warga setempat, beberapa waktu lalu.

Bantuan berupa sembako dan sejumlah uang diserahkan komunitas sosial yang bergerak lewat program Jum’at berkah ini. “Jum’at berkah, hari ini kita kunjungi dek Zahratun. Dia sakit lumpuh layu, tidak bisa jalan sejak balita. Dapat info dari warga setempat,” kata Agus Setiawan.

Dijelaskan, bocah perempuan itu anak kedua dari pasangan bu Ita (47) dan Pak Ayi (51). Sedari bayi, Zahratun sudah lumpuh layu dan kedua orangtuanya telah berupaya mengobati buah hatinya, namun belum mendapat kesembuhan.

Kepada Agus Setiawan, orangtua Zahratun meminta agar dicarikan solusi pengobatan anaknya tersebut. Baleum Syedara, kata Agus, akan berupaya membuka donasi dan menjembatani ikhwal ini dengan pemerintah daerah, melalui dinas terkait.

“Insya Allah, kita bantu semampunya. Dalam waktu dekat donasi kita buka, semoga bisa membantu keluarga dan kesembuhan untuk adik Zahratun ini,” imbuh Agus Setiawan.

Selain itu, Baleum Syedara juga bertandang ke rumah Jafar (70), di Gampong Sungai Pauh Tanjung Kecamatan Langsa Barat. Pria uzur ini telah lama menderita sakit menua. Maka, Agus Setiawan bergerak untuk menyantuninya.

Namun, apanyana. Setiba di kediaman Jafar. Tenda biru sudah berada di halaman rumah. Kakek renta itu, telah meninggal dunia. “Innalillahi Wainnailaihi rajiun. Ternyata beliau telah menghadap sang Khaliq,” jelas Agus Setiawan.

Sejumlah santunan berupa sembako dan sedikit uang dititip Agus Setiawan kepada ahli bait di rumah duka itu. Baleum Syedara mengucapkan duka sedalamnya. (put)