Satu WargaTewas Ditembak, Polda Sumut Periksa 16 Saksi

Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Hadi Wahyudi. (Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara)

HARIANRAKYATACEH.COM –Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah memeriksa 16 orang saksi dalam kasus penembakan terhadap seorang warga bernama Ridho Gufa, 37, oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa itu terjadi  di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

”Saksi yang diperiksa bertambah jadi 16 orang,” kata Kabidhumas Polda Sumut Kombespol Hadi Wahyudi, Senin (5/4).

Dia menyebut, hingga saat ini, penyidik Polres Pelabuhan Belawan dibantu Ditreskrimum Polda Sumut masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan tersebut.

”Penyidik masih mendalami kasus ini. Sejumlah CCTV juga sudah diperiksa,” ujar Hadi.

Sebelumnya, peristiwa penambakan tersebut terjadi pada Minggu (28/3) sekira pukul 02.00 WIB. Berdasar hasil interogasi para saksi, diketahui bahwa sebelum terjadi penembakan, korban sedang melakukan balapan liar bersama beberapa orang rekannya. Tiba-tiba terdengar dua kali suara tembakan dari arah belakang dan korban langsung terjatuh.

Korban mengalami luka tembak di bagian kepala belakang tembus ke kening kepala bagian depan sehingga nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan motor yang diduga dipakai untuk balap liar. Ditemukan juga dua buah selongsong peluru.

Sementara itu, kepolisian juga menyelidiki kasus pembunuhan terhadap korban bernama Akbar Saragih, 24, yang diduga dilakukan tetangganya sendiri berinisial RI, 37, di Jalan Suasa Selatan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

”Anggota sedang mengejar pelaku. Kami berharap kepada keluarga agar memerintahkan pelaku untuk menyerahkan diri, sebelum kami melakukan tindakan tegas saat menangkapnya,” kata Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edy Safari.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu dini hari (4/4). Saat itu, korban sedang duduk di kawasan Jalan Suasa Selatan yang berlokasi tak jauh dari rumahnya. Pelaku yang datang kemudian mengeluarkan pisau dan mencoba menikam korban. Korban yang menyadari aksi pelaku kemudian berusaha melarikan diri, namun korban terjatuh. Saat itulah pelaku langsung menikam paha korban. Pelaku kemudian melarikan diri.

Warga setempat yang melihat kejadian tersebut membawa korban ke klinik terdekat. Pihak klinik kemudian merujuk korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Imelda untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun saat mendapatkan perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara