Kasus Pencurian Rumah Mewah Kedoya, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kondisi rumah mewah yang lantai marmer, kusen, pegangan tangga, dan benda lain yang digondol maling (Istimewa)

HARIANRAKYATACEH.COM – Polres Metro Jakarta Barat telah menetapka tersangka dalam kasus pencurian rumah mewah di Kedoya. Dari 5 orang yang sempat diamankan, hanya 2 orang yang dinaikkan status hukumnya.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, 3 orang yang dibebaskan adalah kuli bangunan. Hasil penyelidikan, mereka tidak mengetahui kasus pencurian tersebut. Para pekerja tersebut hanya diberi pekerjaan membongkar seisi rumah.

“Tidak (tersangka). Karena tidak dalam konteks itu. Dia (kuli bangunan) dalam konteks kewajiban kegiatan itu dan disuruh. Mereka pun tidak tahu kegiatan itu sebenarnya,” kata Ady kepada wartawan, Jumat (9/4).

Ady menuturkan, kasus pencurian ini diotaki oleh A. Dia juga yang mengganti kunci gembok dan gerbang rumah milik Hartojo, 53. Dengan begitu dia bisa melenggang masuk tanpa dicurigai warga.

“Konteksnya ini agak unik kejadian di rumah mewah ini karena yang bersangkutan sudah berhasil masuk dan mengambil rangkaian kunci yang ada di dalam. Saat sudah dalam penguasaan, A menyuruh kuli bangunan,” imbuhnya.

Selanjutnya, A menyuruh 3 kuli bangunan membongkar sisi rumah. Para kuli ini bekerja sekitar 1 bulan sebelum akhirnya tepergok oleh pemilik rumah sedang membongkar rumah.

“Kuli bongkar rumah segala macam, ditawarkan kalau mau itu masih nempel di sana ini, saya kasih kuncinya, bayarnya sekian. Itu yang dilakukan pembongkaran yang ternyata sebulan karena seolah-olah wajar,” pungkas Ady.

Sebelumnya, viral sebuah video pendek yang memperlihatkan sebuah rumah mengalami pencurian. Kasus ini tidak seperti pencurian pada umumnya. Tidak hanya barang berharga yang digasak, melainkan lantai marmer hingga bagian penyangga atap juga turut diambil.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit, rumah dua lantai itu tampak sudah porak-poranda layaknya rumah yang hendak dirobohkan. Terlihat sudah tidak ada barang apapun di dalam rumah itu.

Selain itu, seluruh lantai berbahan marmer juga dicongkel oleh pelaku. Pintu-pintu rumah hingga kusen-kusen juga terlihat sudah tidak ada. Rumah ini hanya menyisakan dinding, atap, dan lantai tanpa marmer.

Berdasarkan informasi yang beredar, rumah tersebut dikabarkan disatroni maling sekitar seminggu terakhir. Barang-barang di dalamnya diangkut menggunakan truk. Rumah tersebut berlokasi di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan