Nek Ribut Diduga Dicekik Cucu Kandung

Sejumlah warga melayat ke rumah Nek Ribut (61) korban pembunuhan disertai perampokan di Desa Purwodadi, Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Rabu (14/4). DEDE/RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Nenek berusia 61 tahun di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, diduga dibunuh dua remaja, seorang di antara pelaku merupakan cucu sang korban.

Informasi dihimpun dari rumah duka Rabu (14/4) pagi menyebutkan, korban Nek Ribut meninggal setelah dicekik lehernya oleh ABS (18). Tersangka juga sempat menyekap pembantu rumah tangga Risa (18) yang tinggal di rumah korban.

Setelah membunuh pemilik rumah, tersangka dan seorang rekannya yang masih di bawah umur, menggasak harta benda korban diantaranya uang dan cincin emas lalu kabur menggunakan sepeda motor.

”Nenek itu sudah tua, jadi ditemani anak tetangga Risa Ariati yang menjadi saksi kejadian. Saksi sempat disekap, tapi berhasil melarikan diri pulang ke rumahnya menceritakan kejadian ini kepada ayahnya,” ujar Hari Santana (50), warga setempat.

Kapolsek Kejuruan Muda, Ipda Yose Rizaldi mengatakan pembunuhan tersebut sekitar pukul 01.30 WIB. Korban Ribut, sedangkan tersangka ABS, status cucu kandung korban, bersama temannya BWY (17) warga Kecamatan Karang Baru.

”Dua tersangka sudah ditangkap, hasil dari pengembangan dan penyidikan kasus oleh aparat gabungan Polres dan Polsek Kejuruan Muda pukul 03.30 WIB,” kata Yose.

Kemudian, lanjut Kapolsek, kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk mengantisipasi hal- yang tidak diinginkan, sebab korban yang dibunuh adalah Ibu mertua dari personel Polsek Kejuruan Muda.

”Korban merupakan mertua daripada personel kita Bripka Ari Prayogi, kita takut kejadian terburuk terjadi dari pihak keluarganya, jadi untuk sementara kita amankan di Polres,” sebut Kaposek.

Untuk sementara motif para pelaku sedang didalami polisi, namun tersangka ada mengambil sejumlah uang dan emas (cincin) punya neneknya sendiri. ”Ini masuk tindak pidana perampokan disertai pembunuhan,” tegas Kapolsek Yose Rizaldi.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, tim gabungan terdiri dari Sat Reskrim, Sat Intelkam dan personel Unit Reskrim Polsek Kejuruan Muda telah berhasil menangkap dua remaja pelaku perampokan dan pembunuhan tersebut.

”Pelaku berhasil ditemukan dan ditangkap di bengkel sepeda motor di kawasan Desa Dalam, Karang Baru, Aceh Tamiang sekitar pukul 03.30 WIB,” kata Ari Lasta Irawan.

Dijelaskan Ari Lasta, tersangka ABS ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor Lp.b/07/IV/2020, tanggal 14 April 2021 tentang Tindak Pidana Perampokan dan Pembunuhan yang terjadi di Dusun Setia, Desa Purwodadi, Kejuruan Muda Aceh Tamiang terhadap korban atas nama Ribut (61) warga setempat. Setelah meringkus tersangka polisi mencari barang bukti hingga ke rumah pelaku.

”Barang bukti yang disita dari tangan tersangka berupa uang kertas Rp 500 ribu dan sebuah cincin emas, yang disimpan di lemari kamar tersangka ABS. Berikutnya satu unit sepeda motor BK 6130 CP,” terang Kapolres.

Menurut AKBP Ari Lasta Irawan, dari keterangan saksi mata peristiwa pembunuhan ini diawali saat tersangka ABS bersama seorang temannya mendatangi rumah korban Ribut yang merupakan nenek kandung pelaku. Sampai di rumah korban sekitar pukul 00.30 WIB tersangka mengetuk pintu dapur rumah korban. Selanjutnya korban membukakan pintu belakang.

Setelah masuk rumah, cucu bersama neneknya ini naik ke lantai dua. Sempat terjadi berbincangan di atas, lalu tiba-tiba korban terjatuh dari tangga. Diduga korban akan dieksekusi di lantai dua, karena tersangka telah mengelabui korban bahwa ada orang di lantai atas rumah.

”Setelah korban terjatuh tersangka mendatangi korban dan diketahui seorang gadis Risa Ariati (saksi) yang menjaga korban di rumah itu. Selanjutnya tersangka mencekik korban hingga tewas,” kata Kapolres. (mag-86/min)