Keluarga Besar RUMAN Aceh Buka Puasa Bersama

Harianrakyataceh.com – Dengan niat menyemarakkan nuansa bulan suci Ramadhan 1442/2021 dan merawat kebersamaan, keluarga besar lembaga pendidikan dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) RUMAN (rumah baca aneuk nanggroe) Aceh menggelar buka puasa bersama. 

Kegiatan special tersebut digelar di aula serbaguna RUMAN Aceh yang berada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh pada Ahad (18/4/2021) kemarin. 

Momen itu dihadiri Pendiri dan pembina, Ahmad Arif yang didampingi Ketua PKBM, Rizky Sopya. Juga hadir Kepala Sekolah TK (taman kanak-kanak), Fitri Mukirah dan semua guru. Serta, Ketua TBM (taman bacaan masyarakat), Fadillah Islami dengan beberapa relawan pustaka. 

“Niat kita adalah untuk menyemarakkan nuansa Ramadhan tahun ini. Juga sebagai bagian dari syukuran sederhana dan ikhtiar merawat kebersamaan tim RUMAN Aceh yang genap 8 tahun pada 8 April kemarin”, ujar Rizky Sopya. 

Ada yang unik pada kesempatan buka puasa itu, imbuh Rizky. Yaitu, semua yang hadir menikmati menu yang dihidangkan di atas daun pisang yang masih segar. Sedangkan menu ala kadarnya dibawa dari rumah masing-masing. 

“Begitu sirene tanda berbuka telah berbunyi, kita menikmati takzil (makanan pembuka) terlebih dahulu. Setelah menunaikan shalat maghrib, baru kita makan besar bersama. Plus, ada kejutan sederhana buat seorang guru kita yang berulang tahun”, imbuhnya tersenyum. 

Distribusikan Paket Makanan 

Pada kesempatan itu, Pendiri dan Pembina RUMAN Aceh menuturkan bahwa pihaknya telah mendistribusikan 10 paket makanan ke rumah 10 keluarga dhuafa di seputaran Kecamatan Jaya Baru dan Peukan Bada pada Sabtu (17/4/2021) siang. 

“Paket yang terdiri dari beras, sirup, gula, ikan kaleng, mie instan, roti dan kecap tersebut dititpkan oleh pasangan suami istri, anggota TNI dan PNS. Mereka sendiri yang mengisi paketnya. Kita juga dipinjamkan mobil mereka untuk proses pengantaran”, ungkap Arif. 

Sebagai informasi, Sekolah TK RUMAN Aceh diliburkan selama Ramadhan. Hal ini sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Meski demikian, bunda guru telah mengantarkan bahan ajar dan kreasi ke rumah semua murid.  

“Dengan begitu, anak-anak murid kita tetap bisa berkreasi, bermain dan belajar bersama keluarganya. Hasil kreasi tersebut akan dikembalikan ke bunda guru saat masuk Sekolah selepas Hari Raya Idul Fitri nanti”, pungkas Arif.