Gerindra Aceh Ingatkan Kader Jangan Main-main Dengan Narkoba

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, Abdurrahman Ahmad

HARIANRAKYATACEH.COM – Partai Gerindra Aceh menegaskan akan memecat siapapun kader baik anggota maupun pengurus yang terlibat narkoba.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, Abdurrahman Ahmad, kepada media ini, Rabu (20/4).

Ketua Fraksi Gerindra DPR Aceh itu mengungkapkan, partainya tidak berkompromi dengan kader yang terlibat masalah hukum karena kasus narkoba.

Menurutnya, setiap perbuatan yang tidak baik, maka sangat berpengaruh terhadap moral partai politik yaitu sebagai calon pemimpin bangsa yang seharusnya menjadi teladan.

“Kalau di Gerindra jika ada kedapatan hal seperti itu, katakanlah terlibat narkoba, maka langsung dikeluarkan dari Gerindra. Sebab kalau di partai ini menyangkut narkoba tidak ada toleransi,” tegasnya.

Selama ini, Kata Abdurrahman, partai Gerindra juga melakukan pembinaan yaitu pelatihan kader yang dilakukan Di Hambalang Bogor dengan nama Gerindra masa depan. kader yang telah dibina itu, sebut Abdurahman, biasanya sudah sangat disiplin dengan peraturan partai. Begitu juga secara moral sudah bagus.

“Namun dengan demikian setiap orang kini bisa menjadi kader partai politik dan persyaratan untuk menjadi anggota pun tidak sulit – sulit sekali, tapi dalam merekrutmen tersebut juga diperlukan kehati-hatian, artinya dalam mencari kader partai juga harus selektif, agar tidak ada persoalan dikemudian hari,” sebut Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) itu.

Menurut Politisi senior Partai Gerindra Aceh itu, setiap kader partai politik memang harus terbebas dengan yang narkoba, sebab Jika nanti ia menjadi anggota DPR, Bupati, Walikota dan Gubernur maka dia akan mendapat mandat dari rakyat untuk menyelenggarakan pemerintah daerah. Maka dari itu orang tersebut harus betul bebas dari narkoba

“Kita memang dalam pelatihan kade sangat ditekankan bahwa setiap kader partai tidak boleh ada yang coba coba dengan barang tersebut. Sejauh ini kader Gerindra Aceh belum ada yang terlibat dengan narkoba. Mudah mudah ya tidak ada yang bermain dengan itu,” ujarnya. (mar/rus)