171 Pasangan di Bawah Umur Dapat Dispensasi

Ilustrasi. Foto: dok/JPG

HARIANRAKYATACEH.COM – Pengadilan Mahkamah Syar’iyah Sigli, menetapkan Dispensasi Kawin bagi 171 pasangan baru yang belum cukup umur. Penetapan tersebut, hingga akhir April 2021.

Sementara dari Januari sampai Desember 2020, berjumlah 136 orang, sedangkan dari Januari sampai April. 2021, berjumlah 35 orang pengantin baru yang masih muda tidak cukup umur.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Sigli, Juwaini, melalui Panitera Muda Hukum, Dedy Afrizal mengatakan, penetapan Dispensasi Kawin tersebut mengacu kepada UU No.16 tahun 2019 tentang perubahan atas UU No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan.

“Dalam UU ini, pada pasal 7 poin 1 berbunyi perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Sebelumnya, dalam UU No.1 tahun 1974 tentang perkawinan, disebutkan batas umur kawin bagi seorang pria sudah 19 tahun, bagi wanita 16 tahun,” sebut Dedy.

Mengacu persoalan ini, lanjutnya, Dispensasi Kawin ditetapkan oleh Mahkamah Syar’iyah, adalah kepada calon pengantin, pria atau wanita yang umur disaat pernikahan kurang dari 19 tahun, dengan diajukan oleh pihak keluarga pengantin.

“Pengajuan untuk mendapatkan penetapan Dispensasi Kawin, harus ada atau melampirkan surat penolakan perkawinan dari KUA, kemudian oleh pihak pengantin menyampaikan ke Mahkamah Syar’iyah,” terang Dedy Afrizal.

Dalam surat penolakan perkawinan dari KUA, menyangkut kawin dibawah umur, sesuai UU tentang perkawinan, harus tercantum alasan-alasan.

Sebutknya dengan memperhatikan surat penolakan perkawinan dari KUA tadi, serta alasan jelas dan bukti-bukti, barulah dikeluarkan surat ketetapan Dispensasi Kawin kepada calon pengantin. “Pengantin wanita paling dominan dalam pengajuan Dispensasi Kawin dan lonjakan pengajuan ini terjadi setelah perubahan UU tentang perkawinan tersebut,” katanya. (mag85/bai)