Berkah Ramadhan, Dagangan Penjual Takjil di Pasar Geurugok Laris Manis

HARIANRAKYATACEH.COM – Pasar Geurugok, Kecamatan Gandapura atau lokasi yang biasa menjadi tempat pedagang jajanan untuk berbuka puasa (takjil) pada bulan Ramadhan, ramai di kunjungi warga.

Pantauan Rakyat Aceh Kamis (22/4), di persimpangan jalur empat depan Masjid Taqwa Geurugok macet. Para personel Polsek Gandapura terlihat sangat kewalahan menertibkan para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun pengendara roda empat.

Di lain sisi, para pedagang takjil di Keude Geurugok juga terlihat kegirangan akibat dipadati pembeli. Khususnya penjual aneka kue basah, belum pukul 18.00 sudah habis terjual. Banyak pembeli juga tidak kebagian jika ke pasar menjelang berbuka.

Salah seorang penjual aneka kue basah, Vita mengaku, barang dagangannya laris manis. Padahal, banyak aneka kue yang di jual, namun hanya beberapa saja yang tersisa dan itu emang lumrah terjadi.

“Alhamdulillah hari pertama puasa, barang dagangan habis terjual, sisanya cuma sedikit. Banyak juga pembeli yang tidak kebagian. Mungkin ini berkah bagi penjual di bulan suci Ramadhan,” ujarnya sambil melayani para pembeli.

Sementara salah seorang pedagang kelapa muda, Muslim juga mengaku kewalahan melayani ratusan pembeli setiap sore. Namun, ia bersyukur di bulan Ramadhan tahun ini tidak sepi walaupun dalam kondisi pandemi covid-19.

“Saya menjual kelapa muda di dua lokasi yang berbeda, lebih kurang 200 buah kelapa laku terjual setiap hari. Bahkan, untuk stok ketersediaan kelapa susah kita dapatkan di perdesaan dan menjadi kekhawatiran tersendiri mengingat pelanggan sudah menunggu buah kelapa setiap hari sebagai menu berbuka,” sebut Muslim seraya mengeluh. (akh)