Syamsuri Khitan Gratis Anak Kurang Mampu di Langsa

Anggota DPR Aceh, Syamsuri AMK, saat melakukan khitanan terhadap seorang anak di Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Kamis malam (22/4). (Rakyat Aceh/Putra Zulfirman).

HARIANRAKYATACEH.COM – Anggota DPR Aceh, Syamsuri, AMK melakukan khitanan gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu di Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Uniknya, politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang berasal dari Dapil VII Aceh ini, langsung bertindak sebagai tenaga medis yang melakukan proses sunat, terhadap tujuh anak usia baliq tersebut, Kamis malam (22/4).

Ketua DPD NasDem Kota Langsa ini, memang memiliki kemampuan medis. Lantaran dirinya berprofesi sebagai tenaga kesehatan, dengan gelar akademik Ahli Madya Kesehatan (AMK), sebelum terpilih sebagai anggota DPR Kota Langsa 2014-2019 dan anggota DPR Aceh 2019-2024.

Sekretaris DPD NasDem Kota Langsa, Teuku Kamaruddin Luthan mengatakan, Syamsuri memang kerap melakukan proses khitan terhadap anak kurang mampu, baik sebelum bertugas di parlemen Aceh maupun ketika telah terpilih sebagai wakil rakyat.

“Pak Syamsuri ini memang basic-nya tenaga kesehatan. Beliau mumpuni untuk lakukan sunat. Bila ada luang waktu dia tak sungkan lakukan pekerjaan ini gratis,” jelas Pon Dek, sapaan karib Kamaruddin Luthan, Jum’at (23/4).

Khusus untuk menyunat tujuh anak di Birem Puntong. Pon Dek mengaku hal itu atas permintaan masyarakat. Agar Syamsuri berkenan luangkan waktu mengkhitankan anak mereka.

Kebetulan sedang berada di Kota Langsa, Syamsuri menyahuti permintaan warga kurang mampu tersebut. Pelaksanaannya usai taraweh di salah satu rumah warga dalam dusun nelayan di gampong tersebut.

“Peralatan medisnya disiapkan sendiri. Begitu juga obat-obatan dan ini semua gratis. Sesuai permintaan warga dan tujuannya membantu meringankan beban ekonomi di masa pandemi begini,” terang Pon Dek.

Terpisah, Budiana yang merupakan salah seorang orangtua yang anaknya dikhitan Syamsuri, mengucapkan ribuan terima kasih. “Kami sangat berterima kasih. Semoga ini jadi amal pahala bagi beliau, karena telah ringankan beban kami selaku orangtua,” ucap pria paruh baya yang kesehariannya menjadi nelayan tradisional ini. (Put)