Kondisi Jalan JICA Blangkejeren- Takengon dari Simpang Serule ke Bintang Memprihatinkan

HARIANRAKYATACEH.COM – Kondisi jalan Blangkejeren menuju Takengoan khususnya dari Simpang Serule menuju ke Bintang sangat memprihatinkan.

Pantauan wartawan harianrakyataceh.com, Sabtu (24/04’2021), jalan yang dibangun dengan dana JICA (Japan International Cooperation Agency), kini banyak yang longsor dan amblas. Pemamdangan ini sudah berlangsung 2 tahun, namun sampai sekarang belum mendapat perhatian serius Pemerintah.

Masyarakat berharap agar kerusakan jalan segera diperbaiki jangan sampai sarana transportasi yang dibangun dengan dana pinjaman ini terkesan ada pembiaran dalam kehancuran.

Dari berbagai sumber Jalan Blangkejren-Takengon via Danau Lut Tawar di Bangun melalui dana APBN pinjaman Lunak JICA sebesar 653.5 miliar.

Dibangun secara bertahap melalui jalan Bekas HPH. Jalan ini dapat menghemat waktu tempu dan memperdekat jarak.

Takengon Isak berjarak 160 km biasa ditempu dengan waktu 4.5-6 jam, melalui jalan Blangkejeren simpang Krap Danau Lut Tawar berjarak 137,8 km dapat ditempu dengan waktu 2,5-3,5 jam.

Jalan Blangkejren-Danau Lut tawar Takengon dikerjakan dengan sistem kontrak multi years.

Selama 3 tahun. Mulai dari tahun 2013- 2016. Dibagi dalam 3 seksi. Seksi I. Dari Simpang Kraf ke Ise-ise sepanjang 34 km dibangun oleh PT Nidya Karya dengan dana 207 Miliar. Seksi II. Dari Simp. Kraf- Serule- Takengon berjarak 49 km dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dengan dana Rp 183 miliar .

Seksi III dari Ise-ise- Blangkejeren dikerjakan oleh Wasita Karya dengan jarak 65 km dana sebesar 203 Miliar.

Warga truk barang dari pesisir Muhammad (35) pada Sabtu 24/04/21 yang biasa melintas di jalan tersebut sangat berharap agar jalan yang sudah banyak mengalami kerusakan di perbaiki untuk mempermudah Dan memperlancar arus Trasportasi.

Khususnya dari Simpang Serule badan jalan banyak yang ambalas dan patah akibatnya snagat sulit untuk di lalui, perbaikan yang di lakukan tidak pernah maksimal. Ini sangat membahaykan bagi kami para pelintas dijalan tersebut.

Pengnguna jalan lainnya Udin (40) sangat berharap agar jalan tersebut diperbaiki sgera apalagi kondisinya saat ini sangat sulit dilalui kare a badan jalan banyak yang patah dan amblas.

“Kami pengguna mobil kecil sering kandas dan mengalami kerusakan pada bagian bawah mobil. Lintas Blangkejeren via Danau Lut Tawar jalur padat dan paforit tetapi minim perhatian,” Demikian pungkas Udin. (Yud )