Membeludak, Pasar Tanah Abang Dijejali 200 Persen Kapasitas Pengunjung

Sejumlah pengunjung mencari berbagai kebutuhan berupa pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Pasar Tanah Abang kembali dipadati pengunjung. Mereka sengaja ke Tanah Abang untuk mencari baju baru menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

HARIANRAKYATACEH.COM – Jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, pusat grosir Tanah Abang dijejali oleh berbagai kalangan lapisan masyarakat berbelanja. Pada Sabtu (1/5) kemarin, jumlah pengunjung di sana sudah melebihi kapasitas maksimal.

“Informasi yang saya dapat dari Dirut Pasar Jaya bahwa kasus yang kemarin hari Sabtu saja, sudah hampir 200 persen dari kapasitas Pasar Tanah Abang,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Minggu (2/5).

Marullah menyampaikan, sejak memasuki Ramadhan 1442 Hijriah, pusat grosir Tanah Abang sudah mulai melakukan pengetatan protokol kesehatan. Menurutnya Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) pun telah mendirikan pos di delapan titik.

“Kawasan pusat perbelanjaan Tanah Abang selama bulan Ramadan kemarin sudah dilakukan pengamanan sebenarnya, dengan 220 personel Satpol PP dan 8 posko pengamanan, ditambah tim patroli rutin yang bertugas menjaga dan menghalau pedagang, agar tidak mengokupasi trotoar serta bahu jalan dan juga melakukan penegakan protokol kesehatan,” ucap Marullah.

Karena itu, Marullah meminta TNI-Polri untuk membantu menegakkan protokol kesehatan (prokes) di kawasan Tanah Abang. Hal ini untuk mencegah potensi terjadinya kerumunan.

“Perlu saya sampaikan bahwa kita masih perlu tambahan pasukan untuk bisa mengamankan lokasi ini,” ucap Marullah.

Dia mengharapkan, tambahan pasukan keamanan bisa menekan potensi pelanggaran prokes. Terlebih juga menekan laju kasus penularan Covid-19.

“Jangan ragu melakukan tindakan tegas, tapi saya ingin sampaikan seiring bahwa humanis akan menjadi sangat penting bagi kita, agar apa yang kita lakukan betul-betul dipatuhi,” imbau Marullah.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi menyampaikan, sebanyak 1.000 personel aparat gabungan dikerahkan untuk menegakkan protokol kesehatan di Tanah Abang. Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan massa di kawasan Tanah Abang.

“Jumlah personel seluruhnya 1.000 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan TNI-Polri,” ujar Hengki.

Dia menyampaikan, akan membagi tiga pos pengamanan untuk mencegah terjadinya kerumunan di pusat grosir hingga stasiun Pasar Tanah Abang. Pos pengamanan itu akan didirikan di Pasar Tanah Abang, Thamrin City dan Stasiun Pasar Tanah Abang.

“Intinya agar tidak ada lagi kerumunan,” pungkas Hengki.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Muhammad Ridwan