Kantongi Persetujuan Mendagri, Polda Aceh Panggil Enam Anggota DPRA

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, saat memberi sambutan pada membuka pelatihan pra operasi (lat pra ops) Ketupat Seulawah Tahun 2021 di ruang vidcon Mapolda Aceh. IST/RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM -Polda Aceh akan memanggil enam anggota DPRA untuk dilakukan penyidikan setelah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri yang disampaikan melalui surat tanggal 20 April 2021.

Hal tersebut dikatakan Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta kepada harianrakyataceh.com, Selasa (4/5).

Lebih lanjut pemangilan tersebut terkait kasus beasiswa pemerintah Aceh tahun anggaran 2017 mengenai bantuan biaya pendidikan dengan anggaran sebesar Rp 22,3 miliar lebih, bersumber dari APBA.

“Dalam minggu ini mereka akan dipanggil. Mereka yang dipanggil anggota dewan yang masih aktif. Untuk nama-namanya saya tidak ingat semua “Sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BPKP Aceh Indra Khaira Jaya menyebutkan, pihaknya saat ini sedang proses mengaudit perhitungan kerugian negara atas tindak pidana korupsi pada kegiatan beasiswa tahun anggaran 2017 dengan kesimpulan adanya penerimaan beasiswa tidak sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam peraturan gubernur nomor 58 tahun 2017 dan petunjuk teknis beasiswa Aceh tahun 2017.

Dalam keterangnnya dikatakan, dalam kasus tersebut terdapat kesepakatan antara mahasiswa dan penerima beasiswa dengan prantara/kordinator untuk memberikan sebagaian dana kepada prantara, serta terdapat indikasi uang mengalir ke anggota dewan.

“Sekarang ini sedang berproses, karena kami tidak hanya ingin sampai kepada aparatur saja, tapi juga bisa sampai pada aktor intelektualnya yang lebih dominan, “kata Indra Jaya. (mar)