Polisi Ringkus Pencuri Sapi Gunakan Mobil Rental

Mobil rental dan seekor ternak dicuri komplotan pencuri ternak, jadi barang bukti Polres Pidie terkait penangkapan pencurian sapi dengan satu orang ditangkap dan empat jadi buron, Rabu (5/5). Dhian Anna Asmara/RAKYAT ACEH.

HARIANRAKYATACEH.COM – Tim gabungan Polres Pidie menggagalkan upaya pencurian sapi menggunakan mobil rental jenis Daihatsu Xenia. Satu dari lima pelaku berhasil ditangkap dan empat dinyatakan buron

Kronologis dari upaya pencurian ternak itu berlangsung secara dramatis, dimana ketika hamba hukum dan komplotan maling sempat terlibat kejar kejaran di jalan raya lintas kecamatan.

“Dalam upaya menangkap pelaku, petugas kita sempat mengeluarkan tembakan untuk menghentikan komplotan pencuri ternak,” papar Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK. MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra S.Sos MH, Rabu (5/5) siang.

“Di saat penangkapan, pengejaran di jalan lintas kecamatan, mobil kompotan terhenti karena menabrak tiang listrik,” papar Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra.

Menurut Ferdian Chandra, komplotan ini terhitung unik dan spesialis, karena dalam aksi mencuri lembu menggunakan mobil rental. “Mereka umumnya berasal dari lintas gampong, dan sebagian malah adalah wiraswasta di Beureunun dan sekitarnya.”

Sementara barang bukti dalam kasus pencurian, pihak polisi berhasil menyita mobil rental yang ringsek serta seekor lembu curian, pisau panjang dan tali nilon sepanjang tiga meter.

Kawanan pencuri itu, sebut Ferdhian menyasar lembu yang tidak dikandangkan oleh pemiliknya. Dalam penggerebekan itu, satu dari anggota komplotan, Saryunis (24) warga Gampong disalah satu Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, berhasil ditangkap.

Tersangka ditangkap saat membersihkan pakaiannya di sebuah sumur di balai sawah kawasan Gampong Langgo Kecamatan Pidie, bersama barang bukti.

“Kita menangkap satu pelaku ini bersama dengan barang bukti 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia warna silver BL 1435 PG dan seekor lembu. Tersangka, bernama Saryunis. dibawa ke Polres Pidie,” sebut Ferdhian Chandra.

Sementara itu, pelaku yang masuk DPO disebutkan, FZ (30), wiraswara Beureunun. RK (24) sebagai wiraswata Gampong Blang Paseh, BO (38) wiraswasta Gampong Keumala. BG (38) juga wiraswasta. (Mag-85/min)