Warga Aceh Tengah Tenggelam di Danau Lut Tawar

Masyarakat dan tim BPBD melakukan evekuasi korban tengelam di Danau Lut Tawar Takengon. Syahruna diketahui meninggal dunia setelah tenggelam tidak mencapai lokasi pemancingan di areal danau. IST/RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Malang nasip Syahruna (31), warga Waq Toweren, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Niat hati ingin mencari atau memancing ikan bersama adiknya di Danau Lut Tawar. Diduga kehabisan nafas karena berenang dan meninggal dunia.

Menjadi kebiasaan masyarakat pingiran Danau Lut Tawar mencari ikan di dalam Danau Lut Tawar yang tidak jauh dari kampung. Sebagian bila malam hari ada yang memasang jaring dan pagi hari diambil untuk dijual hasil tangkapanya.

Siang sekitar pukul 13.15 wib, Syahruna bersama adiknya ingin memancing di danau kebanggaan masyarakat Aceh itu. Adik Syahputra memilih menaiki perahu untuk menuju lokasi pemancingan yang sedikit ketengah danau. Sedangkan korban memilih untuk berenang.

“Adiknya memilih menaiki perahu menuju lokasi pemancingan sedangkan Syahruna berenang. Entah kehabisan nafas karena berenang, kemudian korban tenggelam di dalam danau Lut Tawar,” kata salah seorang warga Waq Toweren.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, melalui Kasi Kedaruratan Taufik mengatakan Syahru meninggal dilokasi saat tengelam, tepatnya dilokasi bernama Pagar Merah Toweren. “Korban telah meninggal dunia, sebelumnya pihak BPBD, POSSI dan Basarnas sempat melakukan penyelaman, mencari korban,” kata Taufik, Selasa (4/5).

Kata Taufik, kejadian itu berlangsung sekira pukul 13.02 WIB. Saat itu, almarhum bersama adiknya hendak ke lokasi penangkapan ikan, di lokasi itu menggunakan perahu, namun korban memilih berenang. “Kami terima informasi seperti itu, sempat diajak naik perahu, namun korban lebih memilih berenang. Belum sampai ke tempat penangkap ikan (penyangkulen) korban sudah tenggalam,” tutup Taufik, menirukan ucapan warga. (jur/bai)