Dokter Umum Ini Tegaskan Tidak Ikut Teken Surat Mosi Tidak Percaya

HARIANRAKYATACEH.COM – Beredar luas surat mosi tidak percaya dari para dokter dan komite medik (Komdik) yang bekerja di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam. 

Surat mosi tidak percaya tersebut ditujukan kepada Direktur RSUD Subulussalam tertanggal 5 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Komite Medik yang diketuai dr. Diva Musda, SP AN dan Sulfi Rahmadi selaku sekretaris. Di lampiran surat mosi tidak percaya tersebut juga turut ditandatangani 14 dokter lainnya.

Mereka meminta agar direktur RSUD untuk mempresentasikan pola pembagian dana insentif Covid-19 tahun 2020 secara menyeluruh dan transparan. Selain itu, mereka juga meminta agar pembagian dana insentif Covid-19 tahun 2020 ditunda sementara sampai mendapat kesepakatan bersama.

Direktur RSUD Subulussalam, dr. Dewi Sartika pun mengaku sudah menerima surat mosi tak percaya itu.

Namun, dari 14 orang dokter yang menandatangani surat tersebut 1 dokter mengaku tidak ikut menandatangani surat mosi tidak percaya itu karena sejak dua Minggu ini ia berada di Banda Aceh mengikuti ujian dokter spesialis. Adalah dr. Muhammad Arman yang namanya berada nomor urut 3 pada surat mosi tidak percaya tersebut. Di kolom nama pada surat tersebut terlihat ada goresan berbentuk tandatangan. Namun dr. Muhammad Armansyah membantah bahwa itu bukan tandatangannya.

” Itu bukan tandatangan saya melainkan hanya di garis kan atau hanyalah sebuah tanda strip. Sebab, saya masih berada di Banda Aceh untuk mengikuti ujian ” ungkap dr. Muhammad Arman melalui sambungan telepon seluler nya, Sabtu (8/5/2021).

Saat ditanyai kembali mengenai bentuk tandatangan di kolom namanya, lagi-lagi dr. Muhammad Arman yang juga dokter umum di RSUD Subulussalam kembali menegaskan bahwa itu bukan tandatangannya.

dr. Muhammad Arman mengakui bahwa ia ada ditelpon rekannya yang juga dokter di sana menyampaikan prihal tersebut. Namun kata Arman, karena ia lebih fokus untuk ujian ditambah duduk perkaranya belum diketahui secara jelas, maka ia menyampaikan kepada rekannya agar di kolom namanya cukup di gores kan atau di strip kan saja ” pada intinya, tandatangan yang ada pada surat itu bukan tandatangan saya. Tandatangan saya bukan begitu bentuknya ” tambahnya (lim).