PDDA dan Laznas Dewan Dakwah Aceh Salurkan 350 Paket Idul Fitri Untuk Muallaf dan Fakir Miskin

PDDA dan Laznas Dewan Dakwah Aceh Salurkan 350 Paket Idul Fitri Untuk Muallaf dan Fakir Miskin

HARIANRAKYATACEH.COM – Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) bersama Laznas Dewan Dakwah Aceh telah menyalurkan sebanyak 350 paket Ramadhan dan Idul Fitri untuk muallaf dan fakir miskin di pedalaman dan perbatasan Aceh.

Penyaluran paket dengan tema “Senyum Ramadhan” tersebut telah dimulai sejak pertengahan Ramadhan dan berakhir awal Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Amiruddin Abu Teuming, Selasa (11/05/2021).

“Program tersebut merupakan kegiatan rutin dari PDDA yang dilaksanakan setiap tahunnya di bulan suci Ramadhan. Alhamdulillah jumlah bantuan paket tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya,” kata Abu Teuming.

Ia menjelaskan program tersebut bertujuan untuk membagikan kebahagian dan keberkahan ramadhan bagi muallaf dan kaum kurang mampu di daerah perbatasan dan pedalaman Aceh. Di daerah tersebut masih banyak keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Sementara itu Ketua Umum PDDA, Basri Effendi menambahkan tahun lalu penyaluran bantuan tersebut hanya dipusatkan di Banda Aceh dan Aceh Besar, sedangkan pada tahun ini penerimanya tersebar di 8 Kabupaten/Kota di Aceh.

“Penyaluran bantuan pada tahun ini lebih kita khususkan untuk muallaf dan fakir miskin yang tinggal di wilayah perbatasan dan pedalaman Aceh, diantaranya  Pulau Banyak di Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah. Selain itu juga disalurkan di Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie,” kata Basri Effendi.

Ia menambahkan semua bantuan tersebut dihimpun dari Keluarga Besar Dewan Dakwah Aceh, masyarakat dan donatur lainnya. Adapun isi paket terdiri atas beras, gula, minyak goreng, tepung, susu dan teh.

“Terakhir kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan sebagian hartanya dan juga para panitia yang telah membantu kesuksesan kegiatan ini. Semoga Allah SWT membalasnya dengan yang lebih baik. Kami juga berharap ditahun-tahun mendatang program tersebut tetap berjalan dan akan banyak lagi daerah dan masyarakat miskin yang dapat kita bantu,” pungkas Basri Effendi. (RAO)