Ini Penyebab Air Mancur Masjid Agung Abdya Padam

Warga dari berbagai pelosok meramaikan pekarangan Masjid agung Abdya, meskipun penghias (air mancur) masjid itu tidak hidup, Minggu petang (16/5). | Rahmat/Rakyat Aceh

Harianrakyataceh.com – Padamnya air mancur di Masjid Agung Baitul Ghafur Kabupaten Abdya dikarenakan mesin mengulah sehingga ada beberapa sparepart yang harus ganti.

Hal itu berdasarkan surat pemberitahuan dari perusahaan bahwa perawatan panel control Dancing Fountain dari DRF ENTERPTISE @rt key yang ditujukan kepada panitia UPTD Masjid Agung tersebut dengan Nomor : 015/AK MEDAN/V/2021 yang dikirim pada tanggal 05 Mei 2021 dengan isi surat sebagai berikut.

Sehubungan dengan dilakukannya perawatan ( garansi perawatan ) Item pekerjaan Dancing Fountain Mesjid Agung Baitul Ghafur pada tanggal 18 april 2021, dan sampai dengan saat ini masih dalam proses perbaikan.

Dikarenakan ada beberapa sparepart yang kita butuhkan sedang dalam perjalanan dari china sebagaimana ketentuan klaim garansi sparepart Original oleh distributor yang berakhir pada 30 Mei 2021.

Disisi lain, Kepala Dinas Perkim LH Abdya, Armayadi yang dikonfirmasi Rakyat Aceh, Minggu malam (16/5) menyebutkan, hal dimaksud memang pernah dilaporkan perihal perawatan.

Kata Armayadi, prinsip kerjanya memang seperti itu termasuk garansi dan pemeliharaan jika ada kerusakan masih ditangani perusahaan. “Proses perbaikan dan pemeliharaan memang tidak mudah,”sebutnya.

Semua peralatan mesin dan elektronik sambungnya, mempunyai kendala. Menurutnya, ada banyak hal teknis yang harus dipenuhi seperti perbaikan dan matinya air mancur untuk perawatan itu sebenarnya hal yang biasa saja.

Ditambahkan, khusus untuk operasional selanjutnya memang mesti kita pikirkan. Tidak mungkin perusahaan yang mengerjakan kegiatan itu mesti memelihara atau memperbaikinya sampai seterusnya.

“Mulai tahun-tahun berikutnya ini akan jadi tugas pengelola untuk memperbaiki dan merawatnya. Mudah mudahan sudah direncanakan sejak awal. Supaya fasilitas yang kita banggakan itu bisa awet umurnya,”cetusnya. (mat/rif)