Kota Langsa Alami Lonjakan Kasus Covid-19

Petugas saat pemusalaran pasien terinformasi positif Covid-19 di TPU Gampong Meurandeh Kecamatan Langsa Lama, Senin malam (17/5). (Rakyat Aceh/Putra Zulfirman)

Harianrakyataceh.com  – Selama pertengahan Ramadhan 1442 H hingga sepekan Idul Fitri, terjadi lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di Kota Langsa. Data terakhir menunjukan 27 orang meninggal dunia terkonfirmasi positif virus Corona.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, M. Husin, S.Sos, menyebutkan, pada Senin (17/5), terdapat tiga orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sesuai hasil swab antigen, meninggal dunia.

“Kemarin, ada tiga orang meninggal dunia dan telah usai dilakukan pemusalaran sesuai protokol kesehatan di tiga Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berbeda,” sebut M. Husin, Selasa (18/5).

Dirincikannya, ketiga orang yang meninggal adalah seorang laki-laki berinisal H (49), warga Gampong Pondok Pabrik dan KA (64), warga Gampong Meurandeh Kecamatan Langsa Lama.

Seterusnya, seorang perempuan berinisial DN (65), warga Gampong Paya Bujuk Seuleumak Kecamatan Langsa Baro dan meninggal sekira pukul 18.30 Wib di RSUD Langsa.

“Total pasien yang meninggal dunia menjadi 27 orang. Lonjakannya dimulai sejak pertengahan Ramadhan kemarin,” papar Plt Kadis Kominfo Kota Langsa ini.

Data yang diterima Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, pada Senin (17/5), terdapat 25 orang positif Covid-19 dari 44 orang dari hari sebelumnya.

Sementara, suspek/PDP bertambah menjadi 10 orang atau meningkat dari sebelumnya hanya 4 orang. Lalu, pasien yang selesai dilakukan pemantauan naik menjadi 386 orang dari sehari sebelumnya 365 orang, begitu juga pasien selesai isolasi mandiri menjadi 420 orang dari sebelumnya 401 orang. (put/rif)