Pedagang Pasar Kartini Menolak Direlokasi : Minta Bertemu Wali Kota

sejumlah pedangan pasar Kartini sedang meninjau fasilitas pasar Al-mahirah

HARIANRAKYATACEH.COM – Pedagang Pasar Kartini yang bernaung dalam Ikatan Pedagang Pasar Sayur dan Buah (IP2SB) tetap menolak dipindahkan ke Pasar Al-Mahirah Lamdingin.

Penolakan tersebut diungkapkan pengurus pedagang Pasar Kartini, Saifuddin usai berdiskusi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Perdagangan Kota Banda Aceh.

Meski belum ada titik temu, antara pedagang pasar Kartini dan pemerintah kota Banda Aceh, Saifuddin meminta kepada dinas koperasi agar diberi tambahan waktu agar tidak direlokasi sebab sejumlah pedagang masih bersikeras tidak ingin dipindahkan.

“Kami sempat berdiskusi dengan Dinas Koperasi dan UMKM dan ada juga perwakilan beberapa pedagang lainnya. Namun pedagang Pasar kartini menyatakan masih menolak untuk dipindahkan. Tapi dari dari dinas mereka tetap melakukan relokasi pada tanggal 24 Mei, “kata Saifuddin, Rabu (19/5).

Meski begitu, sebutnya, ia tetap menyerahka sepenuhnya kepada ke pedagang pasar Kartini. Meskipun pihak dinas menyuruh untuk melakukan sosialisasi bagi pedagang agar mau dilakukan pemindahan.

“Jadi permintaan sudah kami sampaikan. Namun keputusannya sejauh ini pedagang masih menolak. mereka masih menolak. Jadi kita lihat nanti bagaimana sikap pedagang, “ucap Saifuddin.

Tak hanya itu, keinginan para pedagang untuk bertemu walikota Banda Aceh, Aminullah belum juga terpenuhi untuk menyampaikan aspirasi mereka. Menurut Saifuddin keinginan untuk bertemu wali kota bisa terwujud apabila Pihak pedagang pasar Kartini bersedia pindah pasar kelamdingin.

“Jadi pedagang inginnya sebelum dipindahkan, mereka ingin dipertemukan dengan pak walikota. Tapi menurut pihak dinas, kami harus pindah dulu baru bisa bertemu dengan walikota. Mengenai lapak, memang ada diberikan, namun tanggapan dari pedagang tidak layak dan kecil . Gmna kami mau taruk barang kalau begitu.” Demikian pungkasnya. (mar/rif)