dr. Neni Fajar : BPJS kesehatan Menanggung Sesuai Daftar Obat yang Tercantum

HARIANRAKYATACEH.COM – kepala BPJS kesehatan Cabang Banda Aceh merespon pemberitaan di media online Harian Rakyat Aceh.Com, terkait pelayanan obat di BPJS kesehatan yang dimuat pada Senin (24/5) dengan judul “DPRA akan Evaluasi Obat Tak Ditanggung BPJS kesehatan.”

Kepala BPJS kesehatan dr. Neni Fajar melalui keterangan rilisnya, selasa, 25 Mei 2021 menjelaskan, BPJS kesehatan menjamin pelayanan kesehatan sebagaimana yang diatur di dalam regulasi.

“kita juga belum mengetahui obat apa saja yang dimaksud di dalam keluhan tersebut, pada dasarnya BPJS kesehatan menjamin pelayanan kesehatan sesuia dengan indikasi medis dan berdasarkan perpres 82/2018. Sedangkan untuk pelayaanan obat BPJS kesehatan menanggung sesuai daftar obat yang tercantum di formularium nasional, ” jelas Neni. 

Neni menambahkan berdasarkan permenkes 54/2018 dalam hal rumah sakit, obat yang tidak dibutuhkan tidak tercantum dalam formas dapat digunakan obat lain sepanjang mendapat persetujuan kepala atau direktur rumah sakit setempat. 

“Disamping itu juga kami berharap kepada rumah sakit untuk dapat memberikan obat untuk kebutuhan 1 bulan kepada pasien –pasien yang menderita penyakit kronis dan juga dapat merujuk balik pasien kronis yang sudah stabil ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) agar pasien dapat mengambil obat kronis di FKTP tersebut atau apotek yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan untuk kebutuhan 1 bulan. “kata Neni.

Terkait penjamin bagi kecelakaan lalu lintas, Neni menyampaikan bahwa Kecelakan lalu lintas di dalam Perpres 82/2018 hal yang tidak dijamin oleh BPJS kesehatan karena sudah ada lembaga lain yang menjamin yaitu PT. Jasa Raharja (Persero) sampai dengan batas maksimal nilai tangunganya yaitu Rp 20.000.000. 

“Setelah batas maksimal tersebut atau jika biaya perawatannya melebihi Rp 20.000.000 maka BPJS kesehatan yang menjamin selaku penjamin kedua setelah PT. Jasa Raharja. Namun untuk kecelakaan tunggal BPJS kesehatan yang bertindak sebagai penjamin pertama dengan tetap melengkapi laporan polisi baik itu kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan tunggal, “jelas Neni.