Terkait Kasus Korupsi, Bendahara Kampung Tanjung Pura Bener Meriah Diringkus Polisi

Kasat Reskrim Polres Bener MEriah Iptu Dr Bustani,SH.MH

HARIANRAKYAT ACEH.COM | Diduga telah melakukan penyelewengan terhadap anggaran dana desa, MT, selaku Bendahara Kampung Tanjung Pura Kecamatan Bandar yang sebelumnya jadi tersangka akhirnya diringkus oleh tim penyidik Satreskrim Polres Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Dr Bustami, SH,MH menyampaikan, MT ditangkap disalah satu rumah di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh tengah sejak Kamis 21 mei 2021 lalu.

“Sebenarnya MT sudah kita tetapkan sebagai tersangka sejak Senin 18 Mei 2021 namun karena menunggu hasil audit tersangka baru dapat ditangkap pada hari Kamis kemarin dan kita tahan di Mako Polres Bener Meriah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, MT merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2021 dengan kerugian negara mencapai Rp 136 Juta.“ Jumlah tersebut merupakan hasil audit Inspektorat “ katanya.

Menurutnya, uang tersebut sebelumnya diperuntukan untuk beberapa namun digunakan sebagai kepentingan pribadi. “Jadi anggaran tersebut bersumber dari berbagai kegiatan, ada juga kegiatan fiktif,” jelasnya.

Saat ini katanya pihaknya juga terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.

Pihaknya juga mengaku akan terus melakukan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. “ Kita juga berharap agar para Kepala Desa di Kabupaten Bener Meriah dapat benar-benar mengelola dana desa dengan baik” tegasnya.

Semntara itu berdasarkan pemberiataan sebelumnya Bendahara Kampung yang juga merangkap sebagai aparatur Kampung Tanjung Pura tersebut sempat membawa kabur uang senilai Rp 310 juta namun sudah melakukan transfer untuk dana BUMK pada Januari 2020 lalu.

Tidak hanya itu, pihak kecamatan Bandar juga sudah melakukan beberapa kali mediasi namun gagal dan tersangka sudah tidak dapat mengembalikan anggran dana desa tersebut.(uri)