PPP Aceh Gelar Muswil, Ini pesan Ketua Umum Suharso

Banda Aceh (RA) – Partai persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Aceh menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) – IX Yang berlangsung selama dua hari yakni Jumat-Sabtu, 28-29 Mei 2021 di Kyriad Hotel, Banda Aceh.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa dan turut dihadiiri Gubernur Aceh Nova Iriansyah serta unsur Forkopimda serta para ketua partai di Aceh. 

 

Suharso Monoarfa dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras PPP Aceh dalam meraih suara di pemilu yang lalu. Ia mengungkapkan meskipun suara PPP di tempat lain turun tapi di Aceh justru terbaik.

” Jadi janganlah saya dibacakan puisi pemberani. Jadi kami juga pandai menyatakan hormat atau lelah yang dicapainya, “kata Suharso penuh makna. 

ketua DPP PPP itu juga mengingatkan kadernya untuk terus merawat persatuan dengan pembangunan. Menurutnya sepanjang tahun hingga menjemput pemilu di 2024, tema tersebut harus terus diperkenalkan.

“Setidaknya dari diksi merawat persatuan dengan pembangunan, Itu sebenarnya diksi yang jelas. Dan sebenarnya kami ingin mengajak tidak saja kader di PPP, tapi seluruh kader bangsa bahwa merawat persatuan dengan pembangun itu adalah sebuah keniscayaan, “pesan Suharso yang juga menjabat sebagai Menteri Bapprnas RI tersebut.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Muswil IX PPP Aceh, Helmi Hasan, SH, mengungkapkan ada sejumlah nama yang di unggulkan untuk memimpin PPP Aceh. Mereka itu diantaranya Tgk. H. Amri M. Ali (petahana), Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dan dan Drs. H. Anwar Idris (keduanya anggota DPR RI),

Selain itu juga disebut-sebut nama Tgk. Mudawali Ibrahim, Ketua DPC PPP Aceh Timur dan H. Ihsanuddin MZ yang kini menjabat Ketua Fraksi PPP DPR Aceh. 

   

“Sesuai mekanisme partai, pemilihan Ketua dan kepengurusan DPW PPP Aceh dilakukan dengan sistem formatur.

Tidak ada pilih kandidat. Jadi nanti semua itu ditentukan oleh Formatur. Tim Formatur Muswil IX PPP Aceh sebanyak tujuh orang, yaitu satu orang dari unsur DPP (ketua merangkap anggota), satu orang unsur DPW, dan lima orang unsur DPC (mewakili 23 kabupaten/kota), “jelas Helmi.