Jangan Frustrasi Covid, Mari Fokus Membangun Pondasi Ekonomi Keluarga

Bupati Aceh Barat H Ramli MS dan Ketua TP-PKK setempat, Evi Juwinda, memperhatikan pakaian hasil kerajinan kelompok usaha masyarakat di Gampong Leubok Beutong, Kecamatan Sungai Mas. Kamis, (3/6).

HARIANRAKYATACEH.COM – Bupati Aceh Barat H Ramli MS mengunjungi sejumlah lokasi kerajinan kelompok usaha rumah tangga binaan TP-PKK, di Gampong Leubok Beutong, Kecamatan Sungai Mas. Kamis, (3/6).

Dalam kunjungan itu, Ramli MS mengajak pelaku kelompok usaha agar tetap fokus meningkatkan kualitas produksi kerajinannya, sehingga produk yang dipasarkan terus mendapat tempat di hati pembeli. “Kalau hasil penjualan terus meningkat, tentu pendapatannya mampu menyokong perekonomian keluarga,” tuturnya.

Apalagi di tengah kondisi Pandemi Covid-19, yang memang sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. Namun sangat disarankan Ramli MS, warga harus pintar melihat serta mengelola sumber daya alam sekitar, hingga mampu bertahan dan bangkit dari keadaan keterpurukan ini.

“Makanya saya sangat mendukung pengembangan kelompok usaha bersama ini, jadi dapat membina dan menyemangati masyarakat untuk terus membangun pondasi perekonomian keluarga,” harapnya.

Pemerintahan Aceh Barat, sambung Ramli MS, mengaku siap mendukung program kreatif yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya melalui pembinaan kelompok TP-PKK Kabupaten setempat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Barat, Evi Juwinda juga mengaku, akan terus berupaya melakukan pendampingan kepada pelaku usaha rumahan di daerahnya, agar mampu menambah pendapatan rumah tangga secara mandiri.

Evi sangat menaruh harapan besar kepada ibu-ibu anggota TP-PKK tingkat kabupaten dan PKK kecamatan agar selalu membantu dan melakukan pembinaan terhadap TP-PKK gampong, sehingga sinergi dengan perencanaan 10 program pokok PKK.

Kunjungan evaluasi dan penilaian terhadap Gampong Mawaddah Warahmah ( GAMMAWAR), bagian dari 10 program pokok PKK di Gampong Leubok Beutong, Kecamatan Sungai Mas, demikian akan terus dilakukan Evi demi dapat menyakinkan program berjalan sesuai rencana.

Tak hanya itu, Evi juga menjelaskan kondisi pandemi yang masih melanda serta pendanaan yang terbatas, pengurus PKK hendaknya dapat menciptakan program yang bernilai ekonomi, dengan memanfaatkan setiap dana dari pusat, seperti dana desa, dengan seefektif mungkin untuk pemberdayaan ekonomi.

Kemudian ia juga mengaskan agar kelompok PKK tetap peduli dengan lingkungan sekitar, karena kelestarian alam merupakan warisan terbaik bagi kehidupan dimasa yang akan datang, sehingga ia menekankan semua pengurus PKK dan masyarakat agar senantiasa menanam pohon di lingkungan sekitar, “Minimal tanaman pohon buah yang bisa menjadi bahan konsumsi serta tanaman obat-obatan,” cetusnya.

Mendukung terlaksananya secara maksimal 10 program pokok PKK, Evi meminta agar menguatkan semua Pokja, terutama kegiatan keagamaan seperti pengajian, wirid Yasin, hafalan ayat-ayat pendek, tata laksana sholat jenazah dan lainnnya, karena berkenaan dengan pola dasar hidup sehari-hari seorang muslim.(den/ril)