Bupati Aceh Utara Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi Massal “Siapkan 5.040 Dosis Vaksin”

Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib.

HARIANRAKYATACEH.COM – Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib, mendukung vaksinasi massal yang serentak dilaksanakan di Aceh selama lima hari, terhitung sejak Rabu (3/6) hingga Senin (7/6) mendatang. Untuk mendukung vaksinasi itu Dinas Kesehatan Aceh Utara telah menyiapkan 5.040 dosis vaksin Sinovac produksi Biofarma.

Sasaran vaksin itu yakni kepada masyarakat umum, mulai dari ASN, lansia, pralansia, pelayanan publik, geuchik dan aparatur gampong di Aceh Utara. Vaksinasi dilaksanakan di 33 lokasi mulai dari Dinas Kesehatan hingga ke Puskesmas dalam wilayah Aceh Utara. Dengan masa kadaluarsa dosis vaksin pada 21 Oktober 2021.

“Vaksinasi itu dilakukan untuk mencegah terjadi Covid-19, kita harus ikuti aturan Pemerintah dalam upaya pencegahan dan pengendalian virus Covid-19,”ucap Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib, kepada Rakyat Aceh, Jumat (4/6).

Ia mengatakan, kegiatan vaksinasi itu tanpa paksaan kepada masyarakat dan bagi yang ingin divaksin maka dapat langsung mendatangi puskesmas masing-masing di Aceh Utara. “Untuk vaksin telah disiapkan 5.040 dosis selama lima hari, kalau tidak cukup maka Dinas Kesehatan Aceh Utara dapat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh terkait kebutuhan vaksin tersebut,”katanya.

Selain itu, H. Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad ini mengimbau kepada masyarakat dari 852 gampong di 27 kecamatan, agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Seperti memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan cek suhu tubuh serta kalau sakit segera periksa ke puskesmas atau ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara.

Bupati juga meminta kepada ASN di jajaran Pemerintahan Aceh Utara, agar dapat menjadi contoh teladan dalam menerapkan prokes Covid-19. Baik di lingkungan kerja maupun ditengah-tengah masyarakat. “Kita selalu berdoa semoga ASN, tenaga honorer, tenaga kontrak, aparatur gampong dan masyarakat Aceh Utara terbebas dari penyakit Covid-19,”pintanya. (arm/ra)