Dua Hari, Lima Rumah di Bener Meriah Terbakar

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga memadamkan api di kampung Simpang Bahgie Pondok Baru Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, Senin (7/6). MASHURI | RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Sebanyak 5 rumah warga dan satu terpaksa dirusak, di tiga lokasi berbeda di Wilayah Kabupaten Bener Meriah hangus terbakar terbakar setelah diamuk si jago merah yang terjadi dalam dua hari ini.

Peristiwa kebakaran pertama terjadi di Kampung Bener Pepanyi Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah Minggu (6/6) dan menghanguskan 3 unit rumah warga beserta harta bendanya.

Sementara kebakaran kedua terjadi di Dusun Bener Tengah, Kampung Simpang Lancang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah yang terjadi minggu malam sekira pukul 20:30 WIB dan menghanguskan satu unit rumah kayu milik warga setempat.

Selanjutnya untuk kebakaran ketiga terjadi di Kampung Simpang Kurnia Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah selasa (7/6) dan menghanguskan satu unit rumah beton serta satu lainya terkena imbas.

Ratusan masyarakat dan 5 unit pemadam kebakaran serta satu unit mobil water canon milik brimob berhasil menjinakan api yang sedang mengamuk di Kampung Simpang Kurnia Pondok Baru Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Senin Siang (7/6).

Ratusan warga juga terlihat bahu membahu memadamkan api secara manual guna meminimalisir api tidak merembet ke rumah warga yang lain mengingat pemukiman di lokasi tersebut sangat padat.

Salah seorang saksi mata Kasman Dedi menyampaikan, api berasal dari belakang rumah Nek Ram (75) dan saat kebakaran ia hanya sendiri di dalam rumah.
”Kita menduga, ia sedang memasak namun karena sudah tua lupa mematikan kompor sehingga mengakibatkan kebakaran,“ ujaranya.

Disebutkanya, rumah beton milik Nek Ram beserta isinya hangus terbakar sementara satu rumah lainya yang terkena imbas hanya terbakar di bagian belakang rumah.

Sementara itu Plt Bupati Bener Meriah yang juga ikut melakukan pemadam api di lokasi kejadian apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang bahu membahu berupaya memadamkan api secara manual.

Menyikapi banyaknya insiden kebakaran Plt Bupati Bener Meriah Dailami Selasa (7/6) mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak lengah guna mencegah terjadinya kebakaran.

Ia juga berharap, masyarakat menggunakan kabel standar serta tidak memperbanyak colokan di rumah serta menyediakan racun api untuk pencegahan.

Ke depan katanya, setiap warung atau kios harus memiliki racun api guna mencegah terjadinya kebakaran. “Kita akan lakukan musyawarah terkait ini dan kita berharap setiap kios itu memiliki racun api” tegasnya.

Mengingat banyaknya peristiwa kebakaran terjadi dan disebabkan arus pendek pihaknya juga mengaku akan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk penangannya. “Kita akan panggil pihak PLN dan kita cari solusinya” ujar Plt Bupati.

Untuk membantu korban kebakaran sendiri pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh. “ Kita berharap dapat membangun kembali rumah mereka yang sudah hangus dan akan kita koordinasikan dengan bapak gubernur apakah bisa kita bangun kembali,” ujarnya.

Sementara untuk bantuan masa panik berupa 9 pokok kebutuhan katanya akan segera disalurkan kepada korban kebakaran. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan saudara kita yang dilanda musibah,” jelasnya.

Sementara itu kalak BPBD Kabupaten Bener Meriah Safriadi mengaku, sedikit kesulitan untuk menerobos masuk ke lokasi kebakaran akibat banyaknya kendaraan yang parkir di jalan masuk.

Hal itu katanya tidak hanya terjadi di Kampung Simpang Kurnia melainkan di daerah lain saat terjadi kebakaran sehingga memperlambat gerak mobil damkar untuk melakukan pemadam.

Untuk itu, kedepannya ia menghimbau agar masyarakat tidak memarkirkan kendaraan yang menutup jalan masuk mobil damkar yang ingin membantu (uri/min)