Dr. Nurlina, Srikandi Aceh Menuju Rektor Unsam

Harianrakyataceh.com—Ketangguhan perempuan Aceh telah tergambarkan sejak 105 tahun lalu dalam perjuangan Cut Nyak Dhien melawan agresi penjajah. Bahkan para penulis dari Belanda menggambarkan, wanita Aceh gagah dan berani merupakan perwujudan lahiriyah yang tidak mengenal kata menyerah.

Synopsis notulensi Kang Maman pada Indonesia Lawak Klub (ILK) edisi 7 Juni 2014 lalu di salah satu stasiun televise swasta ini, menjadi gambaran nyata bagi sosok wanita tangguh Kota Langsa, Dr. Nurlina, SE, M.Si.

Pasalnya, dengan ketangguhannya dibidang akademisi dan seabrak pengalaman bidang pendidikan, ibu dua anak ini telah memantapkan langkahnya untuk menuju kursi Rektor Universitas Samudera (Unsam) periode 2021 – 2025 di Kota Langsa.

Semangat dan kegigihan terhadap perjuangan ini telah dibuktikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Unsam tersebut dengan berhasil mendapatkan dukungan suara menuju tiga besar sebagai salah satu kandidat Rektor Unsam pada pemilihan tingkat Senat di kampus setempat beberapa waktu lalu.

Sebagai perempuan satu-satunya dalam pertarungan kursi Rektor Unsam, istri dari almarhum Yacob Basyah yang merupakan salah seorang tokoh terkemuka Kota Langsa ini, mendapatkan dukungan penuh dari para alumni mahasiswa untuk memimpin perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Kota Langsa, Aceh Tamiang dan Aceh Timur tersebut.

Karena, sosok yang menjabat sebagai Dewan Pengupahan Kota Langsa periode 2017 – 2021 ini dinilai cakap dan pantas untuk memimpin perguruan tinggi yang telah melahirkan banyak tokoh public Aceh, seperti Walikota Langsa periode 2017 – 2022 Usman Abdullah, SE.

Bahkan sosok yang tetap menjalankan peran sebagai ibu bagi anak-anaknya disela-sela tugas akademisi sebagai Dekan dan dosen Unsam tersebut, juga telah mengantongi sertifikat kecakapan sebagai pemimpin dari DIKLATPIM Tingkat III sejak tahun 2006.

“Bagi kami, masyarakat Kota Langsa dan juga alumni Unsam, sosok Dr. Nurlina, SE, M.Si adalah Srikandai Aceh di jaman modern yang layak dan pantas menjadi Rektor Unsam periode 2021 – 2025. Apalagi, sebelum terjun ke dunia akademisi, beliau juga sangat berpengalaman di bidang pemerintahan dengan menempati beberapa jabatan strategis, jadi kolaborasi ilmu pemerintahan dengan akademisi pada diri beliau menjadi modal besar untuk kemajuan Unsam di Aceh dan nasional,” ungkap Nurdin MCH yang merupakan tokoh dan juga alumni Unsam.

Secara kepribadian, perempuan kelahiran Tanjong Ara, 26 September 1963 ini, juga dikenal santun dan ramah, bahkan memiliki nilai social tinggi baik dilingkungan tinggal Gampong Alue Pineung Timur, Kecamatan Langsa Timur, di lingkungan kerja Universitas Samudera bahkan dilingkungan public Kota Langsa.

Secara pendidikan, alumni Doktor Universitas Sumatera Utara (USU) ini juga memiliki jenjang pendidikan yang linier mulai dari S1 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Universitas Syiah Kuala, S2 Ekonomi Pembangunan USU dan S3 Ilmu Ekonomi USU. Sebagai penunjang akademisi, sosok yang memiliki jaringan kerja nasional ini juga telah sukses melahirkan 13 jurnal baik nasional maupun internasional.

Bahkan secara keorganisasian, perempuan yang memiliki semangat juang Cut Nyak Dhien ini juga sangat berpengalaman pada organisasi regional dan nasional. Diantaranya saat ini aktif sebagai wakil ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Langsa periode 2021 – 2026, Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah, Pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) periode 2018 – 2022 serta Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Langsa 2019-2022.

Dengan sejumlah pengalaman dibidang pemerintahan, akademisi, jiwa social dan semangat yang dimiliki, sebagaimana ungkapan Kang Maman pada synopsis notulensi ILK edisi 7 Juni 2014 lalu. Dr. Nurlina, SE, M.Si merupakan satu-satunya Srikandi Aceh di Kota Langsa yang siap dan layak untuk menduduki kursi Rektor Unsam. (dai/rif)