ASN Menolak Divaksin Akan Disanksi

Rakyat Aceh

HARIANRAKYATACEH.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya mewajibkan sejumlah 3.606 Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani vaksinasi Covid-19. Bagi ASN yang menolak divaksin, Pemkab setempat akan memberi sanksi tegas.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, saat memantu kegiatan vaksinasi massal bagi ASN di lingkungan Pemkab Pidie Jaya yang berlangsung tanggal 8-9 Juni 2021 di Gedung Tahir Foundation, Tgk Chik Pante Geulima.

Kata Wabup, selama dua hari tersebut seluruh ASN yang berjumlah 3.606 orang di lingkungan Pemkab Pidie Jaya itu, harus mengikuti vaksin Covid-19 dan tuntas dilakukan sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Maka bagi siapapun ASN yang menolak untuk divaksin, maka kami (Pemkab Pidie Jaya) akan memberikan sanksi tegas berupa sanksi administrasi sebagaimana yang diatur undang-undang,” kata Said Mulyadi, Rabu (9/6).

Data yang dihimpun Rakyat Aceh, Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Pidie Jaya berjumlah sebanyak 1.822 orang. Dari jumlah itu yang telah menerima vaksin dengan dua tahap vaksin sebanyak 1.723 orang atau 94,51 persen.

Sementara 1.784 ASN sisanya yang tersebar di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), mulai tanggal 8 Juni kemarin telah mulai menerima vaksin secara masal. Jumlah sisa ASN itu wajib divaksin dan tuntas dilaksanakan sesuai target.

Selain ASN, Pemkab Pidie Jaya juga akan melakukan vaksinasi masal terhadap 14.616 orang petugas pelayanan publik termasuk perangkat gampong, 16.391 orang masyarakat lanjut usia.

“Total sasaran target vaksinasi masal di Pidie Jaya seluruhnya adalah sebanyak 32.829 orang. Dan harus tuntas dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disusun,” terang Wabup mengakhiri. (san/rus).