Dandim 0111/Bireuen Ajak Jurnalis Dukung Program Vaksinasi Massal

BIREUEN (RA) – Sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus corona (covid-19), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen melalui Dinas Kesehatan, terus berusaha melakukan vaksinasi massal kepada masyarakat.

Hampir semua kalangan sudah divaksin di Bireuen, baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, tenaga kesehatan, guru dan tokoh masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat enggan dan takut divaksin karena terpengaruh dengan pemberitaan bohong (hoax) di media sosial (medsos).

Penggunaan medsos sangatlah rawan bagi masyarakat kecil. Pemberitaan yang benar, sangatlah dibutuhkan untuk saat ini demi menjaga keutuhan negara, dan jurnalis (wartawan) berperan penting meyakinkan masyarakat bahwa vaksinasi merupakan program terbaik supaya terhindar dari bahaya covid-19.

Hal ini disampaikan Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe S Sos kepada Rakyat Aceh, Rabu (9/6) di Makodim setempat.

Disebutkan, jurnalis punya peranan penting mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terhasut gerakan anti vaksin. Tidak hanya itu, wartawan juga diharapkan dapat terus memonitor rangkaian kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait pengadaan dan penyaluran vaksin kepada masyarakat.

“Jurnalis menjadi tumpuan masyarakat untuk menjelaskan fakta dan angka-angka yang benar dimasa pandemi, sehingga pesannya dapat diterima dan dipahami oleh seluruh kalangan,” ujarnya.

Dandim Bireuen turut menyoroti banyaknya rumor yang beredar selama pandemi covid-19 serta vaksin. Terkait itu, ia berharap besar serta mengandalkan para jurnalis untuk melacak dan mengklarifikasi berbagai kabar bohong yang beredar, khususnya di medsos.

“Sebagai upaya melindungi diri dari covid 19 yang semangkin meningkat dan juga untuk meningkatkan imunitas tubuh agar dapat beraktivitas seperti biasa, masyarakat perlu mengikuti kegiatan vaksinasi massal. Sosialisasi dari para jurnalis sangat dibutuhkan, pondasi utama kepercayaan warga sangat tergantung kepada pemberitaan di medsos,” kata Zainal Abidin Rambe.

Pihaknya menegaskan, vaksin aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi penggunannya. Sebagai bukti, hampir semua kalangan sudah divaksin di Bireuen dan tidak ada efek samping berbahaya, masyarakat tidak boleh ragu terhadap pemberian vaksin.

“Kami berterimakasih atas kerjasama para jurnalis yang menyajikan informasi berbasis bukti selama situasi pandemi yang terus berubah cepat dan serius ini, sehingga masyarakat tidak ketakutan dan tidak terpengaruh dengan munculnya berita hoax. Semoga pandemi ini segera berakhir untuk keselamaatan seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Bireuen,” sebutnya. (akh)