Cara Cerdas Investasi emas, PT. Pegadaian Gandeng Unmuha Perkuat Literasi keuangan

Banda Aceh (RA) – PT Pegadaian (Persero) perluas jaringan kerjasama berbasis syariah dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah (UNMUHA) dalam penyediaan produk, layanan dan keagenan Pegadaian Syariah.

Hal ini ditandai dengan Acara Webiner Milenial Emas tindak lanjut penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Vice President Pengadaian Syariah Ferry Hariawan, dengan Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, MA. Selasa (21/6)

Acara tersebut di Hadiri oleh Wakil Rektor I Dr. Fadhlullah, SH, MS. Wakil Rektor III, Ir. H. Zardan Araby MT, Kepala KUI dan Kerjasama Unmuha, Febyolla Presilawati, SE.MM. Kepala Biro Adm. Umum Nuzulman, SE, MSi , Ka. Biro Keuangan M. Yamin, SE, M.Si . Kepala Biro Akademik Maidar SE.Msi, Kepala biro kemahasiswaan Surya Fatma,SE.MSi, serta diikuti Wakil Dekan 3 setiap Fakultas serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh melalui via daring.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Aceh, Ir. H. Zardan Araby, MT dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih atas penyampaian materi tentang pengadaian terutama pengadaian emas, saat ini, kata Zardan Araby, banyak sekali perusahaan yang menawarkan produk berupa emas dan lainnya kepada dirinya yang dinilai tidak logis.

Menurutnya, Kondisi Aceh pada saat ini demikian adanya dengan banyaknya perusahaan yang menawarkan produk mereka berupa investasi, sehingga masyarakat banyak yang terkena imbas karena dana mereka diambil sepihak oleh perusahaan tersebut. Maka dari itu, lanjutnya, Universitas Muhammadiyah Aceh mengajak Mahasiswa sadar akan pentingnya pengetahuan terhadap investasi keuangan dan perencanaan masa depan.

“Oleh karena itu Pegadaian akan turut serta membantu dalam memberikan literasi keuangan. Universitas Muhammadiyah Aceh sangat mendukung kegiatan untuk berinvestasi di Pegadaian Syariah, “pungkasnya. Zardan Araby.

Saat ini tercatat lebih dari 145 peserta mengikuti kegiatan webinar terdiri dari Dosen, BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, maupun instansi lainnya.

Sementara itu Vice President Pegadaian Syariah Area Banda Aceh Ferry Hariawan mengatakan, kerjasama ini merupakan bentuk komitmen Pegadaian dalam memperluas jaringan keagenan sekaligus menjalankan literasi keuangan khususnya kepada kaum milenial seperti di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh.

“Saat ini kondisi kita sangat tidak baik akibat adanya kasus investasi bodong senilai 164 Milyar di Aceh. Kita berharap kasus ini jangan terulang kembali. Hadirnya Pengadaian merupak solusi saat ini di tengah tengah masyarakat kita yang berkeinginan berinvestasi, “jelasnya.

Ia menjelaskan, Investasi yang aman cukup mengetahui dua L, yakni pertama Legal dan L yang kedua Logis. Saat ini juga ada pinjaman yang berbasis online, tidak pakai jaminan, dan tidak memakai anggunan atau lainnya. Hal ini baik di awal saja dan setelah berjalan maka akan banyak masalah yang akan muncul.

“Jika kita berkeingan berinvestasi emas kita bisa beli di mana saja, bisa di Pasar Lambaro dan Pasar lainnya yang berada di Banda Aceh, “ujarnya.