Stok Beras Bulog Lhokseumawe Aman 8 Bulan Kedepan

Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Cabang Lhokseumawe, Mufti, memperlihatkan beras FortiVit yang merupakan beras khusus tinggi vitamin kemasan 1 kilo, kemarin. ARMIADI/RAKYAT ACEH.

HARIANRAKYATACEH.COM – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Cabang Lhokseumawe, hingga saat ini memiliki stok beras 2.600 ton dan cukup untuk delapan bulan kedepan. Diharapkan, kepada masyarakat dan mitra kerja untuk dapat membeli beras Bulog dalam kegiatan Ketersedian Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan harga Rp 8.600 perkilo.

Hal itu disampaikan Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Cabang Lhokseumawe, Mufti, dikonfirmasi Rakyat Aceh, Senin (21/6). Ia mengatakan, ketersedian pangan juga aman jika terjadi bencana alam dan setiap kabupaten/kota memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 100 ton pertahun.

“Saya mengimbau yang dulu namanya operasi pasar sejak 1 Januari 2021 hingga 31 Desember mendatang ada membuka penjualan beras KPSH, dengan harga Rp 8.600 perkilo, ambilnya di Gudang Bulog Punteuet, mudah-mudahan bisa kita pasarkan ke distributor, toko-toko atau mitra kerja kita selama ini, supaya dapat membeli beras medium kita,”katanya.

Disebutkan, selama ini beras yang berada di gudang hasil pembelian atau pengadaan beras lokal yang bersumber dari petani di Aceh. “Jadi alangkah bagusnya mengambil atau membeli beras KPSH, karena kita kan sudah mengambil atau membeli beras dari petani, sekarang kita menjual lagi beras lokal itu dengan harga Rp 8.600 perkilo,”ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, target penjualan beras dalam kegiatan KPSH itu tidak dibatasi. Beras bisa dijual sesuai kebutuhan mitra kerja, distributor dan toko-toko dalam wilayah kerja Bulog Sub Divre Lhokseumawe. Seperti Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen. (arm/icm)