Kepala Ombudsman Aceh : Berantas Pungli di Jajaran Oknum ASN dan Aparat Penegak Hukum 

Kepala Ombudsman RI Provinsi Aceh, Dr Taqwaddin, SH, SE, MS

Banda Aceh (RA) – Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Dr H Taqwaddin SH SE MS menilai dalam tiga tahun terakhir ini, kiprah kinerja Satgas Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) kurang optimal, sehingga aksi pungli marak kembali.

Misalnya sektor parkir, perizinan, bantuan sosial, bimtek desa dan lain-lain. Padahal sebutnya, Presiden sudah membentuk Satgas Saber Pungli, yang institusi tersebut meliputi Satgas Pusat, Satgas Provinsi hingga ke Satgas Kabupaten/Kota.

“Karenanya, saya usulkan kepada Satgas Saber Pungli Aceh yang dikomandoi Irwasda Polda Aceh agar mengoptimalkan kinerjanya untuk memberantas pungli,” kata Taqwaddin kepada media ini, Selasa (22/6).

Taqwaddin juga berharap, optimalisasi pemberantasan pungli jangan hanya sebatas pada aksi preman jalanan atau pelabuhan, tetapi juga pungli yang dilakukan para oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Aparat Penegak Hukum (APH).

Menurutnya hal tersebut penting dilakukan dalam rangka memberikan kepuasan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik. Maka dari itu, sebutnya, jika masyarakat puas terhadap pelayanan publik yang diterimanya, maka tentu akan meningkatkan kepercayaan warga kepada pemerintah.

“Saya berharap agar Satgas Saber Pungli benar-benar melakukan aksi sapu bersih baik terhadap pungli yang dilakukan oleh para preman maupun oknum ASN dan APH,” ujarnya. Ia juga menegaskan, aksi pungli senyatanya menimbulkan keresahan masyarakat. Sebab Pungli lazim terjadi pada sektor pelayanan publik.

“Semakin dekat suatu pelayanan pemerintahan kepada masyarakat maka semakin besar potensi terjadinya pungli, “tutur