FORMAPASI Lakukan Audiesi KPK Diminta Ungkap Dugaan Korupsi di Aceh

BERPOSE - Forum Mahasiswa Pemuda Aceh Se - Indonesia (FORMAPASI) berpose usai melakukan audiensi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait indikasi korupsi di Aceh, Senin kemarin. FOR RAKYAT ACEH.

HARIANRAKYATACEH.COM – Forum Mahasiswa Pemuda Aceh se-Indonesia (FORMAPASI) melakukan audiensi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait indikasi korupsi di Aceh, Senin kemarin.

Suyanto selaku Koordinator Pusat FORMAPASI mengatakan, tujuan mereka audiensi dengan KPK untuk menyampaikan berbagai persoalan indikasi kasus korupsi di Aceh.
“Dalam audiensi itu kami menyampaikan persoalan indikasi korupsi Aceh, kita ingin KPK segera mengungkap dugaan korupsi di Aceh siapapun yang terlibat,” ungkapnya.

Disebutkan, hingga saat ini dengan anggaran yang begitu besar, Aceh sudah berulang kali menjadi daerah termiskin di Sumatera. Padahal jumlah Dana Otsus yang dianggarkan untuk Aceh itu hingga tahun 2020 sudah mencapai Rp 88,7 triliun selama 10 tahun ini
“Jadi dengan dana sebesar ini, kenapa Aceh masih menjadi daerah termiskin, tentu ini kan ada kesalahan Pemerintah Aceh dalam mengelola anggaran, makanya kami meminta kepada KPK agar segera mengungkap semua indikasi kasus korupsi yang terjadi di Aceh selama ini,” tegas pria yang juga Wabendum PB HMI ini, kemarin.

Ia mengatakan, dalam pertemuan itu pihaknya juga menyampaikan ada beberapa dugaan korupsi yang sedang terjadi di Aceh. Seperti indikasi mega korupsi yang di Aceh, diantaranya skandal pengadaan Kapal Aceh Hebat sebesar Rp 178 miliar.

Kemudian, proyek pembangunan Multi Years Contract 14 ruas jalan, Multi Years Contract Gedung Oncology RSUZA, skandal alih skema Blok B Aceh Utara, Dana Refocusing Covid-19 juga persoalan kasus beasiswa di Aceh. (arm/icm)