Setelah Sukses Luncurkan ATM Setor Tarik, Pembiayaan Komsumtif dan Produktif di Bank Aceh Syariah Juga Meningkat

HARIANRAKYATACEH.COM –  Bank Aceh syariah terus tumbuh dan mengalami peningkatan dalam pembiayaan komsumtif dan produktif yang dari keduannya tumbuh mencapai 6,8 persen atau sekitar Rp 14 triliun menjadi Rp 15 triliun.

“Keduanya antara produktif dan komsumtif tumbuh berimbang. Ya target kita dua puluh persen, meski saat ini baru mencapai 16 persen. Mungkin kalau tidak kondisi pandemi covid-19, sudah tercapai. Kita perkirakan 2021 tidak ada pandemi, nyatanya masih. Namun kita masih bersyukur Bank Aceh terus tumbuh dan berbenah, “Jelas Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman kepada media ini, Selasa (29/6).

Selama ini, kata Haizir, ia mengaku prihatin melihat kondisi pelaku usaha atau UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19. Meski begitu ia berkomitmen akan tetap memperhatikan dan memudahkan UMKM dalam segi pembiayaan agar cepat bangkit dan kembali bergairah kembali.

Disamping itu, Bank Aceh Syariah juga terus tingkatkan layanan, dengan membuat  inovasi produk dan diversifikasi layanan kepada nasabah.

Setelah peluncuran Aceh Transaction Online (Action) Mobile Banking dan Kartu Debit, Bank Aceh kembali meluncurkan Cash Recycling Machine (CRM) atau Anjungan Tunai Mandiri Setor Tarik, yang diluncurkan melalui operasional serentak di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kehadiran CRM diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi nasabah dalam malakukan transaksi secara tunai (cash).

Haizir Sulaiman mengatakan, peluncuran ATM Setor Tarik merupakan lanjutan dari transformasi bisnis Bank Aceh menuju layanan digital. “Bank Aceh terus mengembangkan infrastruktur yang handal guna mengakselerasi akses layanan dalam rangka menjawab kebutuhan nasabah, “tuturnya.

Dijelaskan, Kehadiran ATM Setor Tarik akan memberi layanan yang lebih mudah bagi nasabah dalam melakukan transaksi secara tunai, baik tarik maupun setor. Selain itu, ATM Setor Tarik juga menyediakan beragam fitur seperti transfer, pembelian, dan pembayaran. Penggunaannya dapat dilakukan kapan saja selama 24 jam. Begitupun di hari libur.

“Kehadiran ATM Setor Tarik tentunya akan memberikan alternatif solusi bagi nasabah dan masyrakat yang ingin melakukan transaksi cash secara real time,” ujarnya.

Untuk tahap awal, tambah Haizir, ATM Setor Tarik telah tersedia pada tiga lokasi di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Untuk Kota Banda Aceh, layanan ATM Setor Tarik sudah dapat digunakan di Galeri ATM Kantor Pusat Operasional, dan Galeri ATM Cabang Banda Aceh. Sementara untuk wilayah Aceh Besar telah tersedia di Galeri ATM Cabang Pembantu Lambaro. Penambahan mesin akan dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Kami terus melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang strategis untuk layanan ATM Setor Tarik agar penggunaannya benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh nasabah,” ujar Haizir.