Bocah Perempuan Asal Simeulue, 24 Jam Merengek Pingin Naik Mobil Patroli Polisi ‎

‎Cut Almaira Farasyah (3,5) pakai kacamata diapit personil polisi saat memasuki Mako Polres Simeulue. Rabu (30/6). Ahmadi - harianrakyataceh.com. 

HARIANRAKYATACEH.COM – ‎Pasangan suami isteri, Ade Irwansyah (31) dan ‎Muliana (27), warga Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue, ‎nyaris 24 jam kerepotan untuk menenangkan dan membujuk permintaan anak pertamanya Cut Almaira Farasyah berusia 3,5 tahun.

‎Pasalnya nyaris 24 jam menenangkan dan membujuk anak pertamanya itu yang saban hari merengek hingga sakit, disebabkan bocah perempuan itu memiliki permintaan yang diluar perkiraan kedua orang tuanya, yakni  pingin jalan-jalan keliling kota naik mobil patroli Polantas Polres Simeulue.

Bahkan saking pingin naik mobil patroli Polantas Polres Simeulue dan belum terkabul, menyebabkan demam dan sakit pertama anak pasangan suami isteri Ade Irwansyah dan ‎Muliana, sehingga Pasturi meminta dan berharap pihak Polres setempat untuk mengabulkan cita-cita anak pertamanya Cut Almaira Farasyah.

‎”Setiap hari anak saya merengek meminta naik mobil Polisi, saat anak  meminta untuk bisa naik mobil polisi, saya cuma mengiyakan saja. Hingga akhirnya anak sakit demam, dan telah saya bawa  ke bidan untuk berobat,” tutur Ade Irwansyah, kepada harianrakyataceh.com, Rabu (30/6).‎

‎Puncak permintaan ‎ Cut Almaira Farasyah tidak bisa dielakan lagi, sehingga sang ayah yang berprofesi buruh harian, nekat membawa anak pertamanya itu ke Mako Polres Simeulue, Rabu (30/6) dan setelah menyampaikan cita-cita dan keinginan anaknya, langsung direspon pihak Polres, namun pilihan sang anak belum cocok pada jenis mobil yang tersedia disana.

Ternyata ingatan sang bocah perempuan itu perna melihat dan menyaksikan mobil dinas yang digunakan  Kasat Lantas Polres Simeulue, dan ‎alhasil masih gagal naik mobil patroli Polantas itu, disebabkan mobil yang dikehendaki Cut Almaira Farasyah tersebut sedang tidak berada di Mako Polres dan semakin membuat kalang kabut kedua orang tuanya.

‎Masih orang tua anak perempuan berambut kriting itu “Pak Kapolres dan Pak Kasat Lantas mengabulkan permintaan anak saya serta siap mengajak anak saya naik mobil Polisi. Namun, saat saya ajak anak itu ke Markas Polres Simeulue untuk naik mobil Polisi, mobil patroli yang anak saya  ingin naiki itu sedang tidak berada di markas Polisi tersebut,” imbuhnya.

Hal senada juga dijelaskan Kapolres AKBP Agung Surya Prabowo yang dihubungi harianrakyataceh.com, Rabu malam (30/6). “Iya benar ada orang tua yang menghubungi saya dan memohon untuk mengabulkan permintaan anaknya naik mobil polisi. Prinsipnya silakan datang ke Polres dan kita sediakan mobil yang diinginkan anaknya”, katanya.‎ (ahi).