Polres Gayo Lues Amankan Ganja Siap Edar, Dua Pelaku Ditahan, 4 DPO

Polres Gayo Lues, mengelar jumpa pers terkait penangkapan ganja dan pelaku. IST/RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Polres Gayo Lues amankan delapan goni ganja kering siap edar yang terbalut dalam 195 paket dan mengamankan dua orang tersangka berinisial AB (27) bekerja sebagai petani dan IA (21) mahasiswa, kedua warga Terangon, sedankan 4 pelaku kabur.

Kedua tersangka terjaring razia di Desa Tongra, perbatasan Gayo Lues-Abdya. Ganja-ganja tersebut diangkut dari Desa Agusan menuju Medan melalui Abdya menggunakan dua mobil, Avanza warna silver BK 1064 IL dan Toyota Inova warna abu-Abu metalik BK 1178 KC.
Saat ini kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Gayo Lues. Peristiwa terjadi pada Sabtu, 19 Juni 2021 yang selalu sekitar pukul 22.00 WIB.

Pada jumpa pers, Kamis (01/7) bertepatan dengan peringatan hari Bhayangkara ke 75, Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syaputra Bustaman SIK MH menyebutkan aksi penangkapan terhadap dua pelaku penyelundupan ganja siap edar dari Agusan berawal dari informasi masyarakat pada tanggal 19 Juni 2021 akan adanya sebuah minibus melintas membawa narkortika jenis ganja pada Sabtu dini hari dari Agusan menuju ke Abdya .

Kasat Res Narkoba bersama 5 anggota langsung terjun ke lapangan melakukan pengintaian. Tidak lama menunggu tiba sebuah mobil New Avanza warna silver BK 1064 IL, tim buser langsung menyetop mobil yang ditumpangi 5 orang untuk dimintai keterangan.
Baru saja akan dimintai keterangan muncul kembali mobil toyota Inova warna abu-abu BK 1178 KC, tanpa di stop langung berhenti dan sopirnya melarikan diri kejurang, dalam waktu bersamaan 3 orang penumpang Avanza juga lompat kejurang tinggalah dua orang penumpang yang berhasil diamankan. Saat dilakukan pemeriksaan pada mobil Inova yang ditinggalkan ternyata berisi ganja 8 goni ganja sebanyak 195 paket dengan berat 195 kilo.

Kepada polisi kedua tersangka mengaku bila sopir pembawa ganja merupakan temannya juga. Mereka hanya kurir untuk membawa ganja dengan upah 2 juta perorang. Ganja-ganja tersebut berasal dari Desa Agusan, rencana akan di bawa menuju ke Medan.
Pemiliknya adalah JS, warga Terangon yang berstatus buron. Saat ini polisi sudah mengantongi nama para pelaku lainnya yang melarikan diri. Saat berita diturunkan polisi masih melakukan aksi pengejaran. Kedua pelaku beserta barangn bukti langsung di gelandang ke Mapolres Gayo Lues.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk meninggalkan tanaman haram dan mengganti dengan tanaman lain yang tidak berurusan dengan hukum, namun memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Kepada Pemkab Gayo Lues diharap bisa membantu masyarakat dalam memberdayakan ekonomi seperti bibitan dan obatan-obatan bagi tanaman pengganti ganja. (yud/bai)