Rabu 7 Juli, Jembatan Peudada Bireuen Ditutup Selama Enam Jam

Kondisi Jembatan Rangka Baja Peudada Bireuen sedang proses perbaikan. AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Jembatan rangka baja Peudada Bireuen yang berada di lintasan Banda Aceh-Medan akan ditutup selama enam jam.

Penutupan jembatan penghubung antar Provinsi Aceh dan Sumut ini dimulai sejak pukul 00.00-06.00 WIB, Rabu (7/7) mendatang.

PPK 1.2 Bireuen-Sigli, Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Aceh, Teuku Hermansyah ST MT kepada awak media, Senin (5/7) menyampaikan, penutupan jembatan karena proses dilakukannya perbaikan pengecoran dibagian lantai bawah akibat rusak parah.

Teuku Hermansyah mengatakan, jembatan Peudada rusak parah sejak setahun terakhir dan membahayakan para pengendara.

“Ditutupnya jembatan perlu dilakukan guna mengatasi hal yang tidak diinginkan. Jika para pengendara dibiarkan melintasi jembatan, getaran akan terjadi. Sehingga, coran tidak kuat dan tidak tahan lama,” ujarnya.

Mencegah agar tidak ada getaran saat  pengocoran, sebutnya, jembatan ditutup total untuk para pengendara dari arah Medan maupun dari arah Banda Aceh ke Medan.

Ia berharap, para pengendara yang akan melintasi jembatan Peudada, untuk menyesuaikan perjalanannya sementara waktu.

“Kami sangat mengharapkan para pengendara untuk menyesuaikan waktu perjalanan agar tidak menumpuk didekat jembatan,” sebutnya.

Pihaknya mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan jajaran Polres Bireuen serta Organda Aceh dan Bireuen agar dapat membantu menginformasikan tentang penutupan jembatan rangka baja Peudada. (akh)