Usir Gajah Liar, Warga Karang Ampar Tewas

Gajah liar di Desa Karang Ampar, Kecamatan Ketol mengamuk dan melukai seorang warga saat pengiringan gajah ke hutan dan menewaskan warga bernama Abdulrahman setelah mendapatkan perawatan di RS Datu Beru Takengon. foto-Istimewa

HARIANRAKYATACEH.COM – Seorang warga asal Karang Ampar, Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah, dikabarkan meninggal dunia saat menggiring kawanan gajah liar kedalam hutan di kampung (Bergang-red) tersebut.

Korban bernama Abdurrahman, sempat kritis dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Datu Beru, Takengon. Naas korban meninggal dunia sekira pukul 02.03 WIB, Minggu (4/6).

Hal tersebut disampaikan Ketua Penyelamat Flora dan Fauna (TPFF) Desa Karang Ampar, Muslim kejadian tersebut bermula saat masyarakat dan BPBD setempat melakukan penggiringan gajah liar ke hutan.

“BPBD Aceh tengah dan masyarakat menggiring gajah liar sekira pukul 10.15 WIB kemarin, (3/7), kejadian di dekat Dusun Paya Lah Karang Ampar,” terang Muslim.

Muslim melanjutkan saat masyarakat melakukan pengusiran gajah, dan ingin berangkat pulang, korban masih melanjutkan pengusiran dengan sisa mercon yang dimiliki. “Teman-teman melihat satu ekor gajah jantan mendekati korban,” kata Muslim.

“Masyarakat lain lari mencari bantuan dan mengambil mercon kembali, saat kembali ke tempat korban sudah terkapar dan dilarikan ke Puskesmas Ronga-ronga. Karena lukanya cukup parah, maka dibawa ke RS Datu Beru, dan tadi malam korban menghembuskan nafas terakhir,” tutur Muslim.

Muslim menyayangkan pihak BPBD Aceh Tengah saat melakukan pengusiran gajah tidak ada laporan ke Koramil dan Polsek setempat, seharusnya menurut Muslim penanganan gajah liar adalah masalah yang serius.

“Kami TPFF pun tidak ada informasi mengenai penggiringan ini, BPBD bisa bekerja sendirian, harusnya lapor dulu kepada kami, kepada Koramil dan Polsek,” jelas Muslim.
Saat itu belasan gajah liar telah berhasil digiring menjauh dari kampung setempat, namun ada satu ekor yang tertinggal.

“Jadi kawanan gajah liar ini udah dua malam masuk ke kampung, kemudian warga minta bantu ke BPBD untuk melakukan penggiringan, turun lah tim,” ujarnya.

“Ada sekitar 15 san gajah, udah berhasil digiring, tapi ada tinggal satu. Dia (Korban) mau giring lagi, tapi mercunnya tinggal satu, jadi dia gak langsung hidupin mercun dulu, tapi langsung dia masuk ke semak-semam itu, dikejar sama gajah itu gak sempat lari dia,” pungkasnya. (jur/min)