Ribuan Rumah di Tiga Kabupaten Terendam Banjir

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Aceh Selatan sejak Senin, (5/7) malam, mengakibatkan delapan kecamatan terendam banjir, Selasa (6/7). (fatayat/rakyat aceh

HARIANRAKYATACEH.COM – Ribuan rumah dari tiga Kabupaten, yakni Aceh Jaya Aceh Selatan dan Aceh Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi menguyur Senin (5/7) malam.

Dari Calang Kabupaten Aceh Jaya dilaporkan, sebanyak 6.400 jiwa terdampak banjir akibat hujan deras terjadi sejak Senin hingga Selasa (5-6/7) pagi, mengakibatkan sejumlah desa terendam banjir.

Berdasarkan laporan Kepala BPBK Aceh Jaya Fajri, Selasa, (6/7), lokasi tedampak banjir di Kecamatan Teunom, Pasie Geulima, 65 kk 168 jiwa, Kubu, 20 kk 75 jiwa, Kecamatan Panga Gampong Harapan, 10 kk, 30 jiwa, Alue Raya, 10 kk, 30 jiwa, Babah Ceupan, 72 kk, 243 jiwa, Tuwi Empeuk, 87kk, 261 jiwa, Gunong Buloh, 47 kk, 141 jiwa, Alue Abet, 30 kk, 94 jiwa, GunongMelinteng, 30 kk, 110 jiwa, Tuwi Kayee, 10 kk, 30 jiwa, Gunong Mantok, 95 kk, 273 jiwa, Alue Teungoh, 10 kk, 30 jiwa.

Sementara Kecamatan, Darul Hikmah, Gampong Masen, 43 kk 75 jiwa, Babah Dua, 65 kk 93 jiwa, Gampong Baro L, 25 kk 51 jiwa, Lam Tengoh, 41 kk 61 jiwa, Panton Krueng, 20 kk 33 jiwa, Ujong Rimba 23 kk 47 Jiwa , Gunong Cut, 22 kk 39 jiwa, Sayeung, 12 kk 36 Jiwa, Alue Gajah, 11 kk 17 Jiwa. dan Kecamatan Setia Bakti, Sapek, 84 kk 264 jiwa, Gampong Baroh, 45 kk139 jiwa, Paya Laot, 12 kk 37 jiw, Gle Subak, 16 kk 61 jiwa, Pante Kuyun, 48 kk 144 jiwa.

Untuk selanjutnya, yang terkena dampak banjir Kecamatan Krueng Sabee, Curek, 156 kk 468 jiwa, Alue Thoe, 130 kk 390 Jiwa, Keutapang, 3 kk 10 jiwa, Ranto Panyang, 13 kk 39 jiwa, Buntha, 12 kk 36 jiwa, Keude Kr. Sabee 76 kk, 228 jiw, Datar Luas, 10 kk 32 jiwa, Paya Seumantok, 13 kk 39 jiwa, Dayah Baro, 15 kk 40 jiwa, Kecamata Sampoenit , Lhok Kruet, 12 kk 42 jiwa, Alue Gro, 39 kk 167 jiwa, Seumantok, 47 kk 191 jiwa, Ligan, 23 kk 97 jiwa, Krueng. Ayon, 12 kk 42 jiwa, Cot Punti, 10 kk 35 jiwa, Ranto Sabon, 23 kk 99 jiwa, Ie Jereungeh, 34 kk 139 jiwa selain itu dampak banjir juga terjadi di Kecamatan Jaya, Sapek, 165 kk 675 jiwa, Bak Paoh, 10 kk 30 jiwa, Muedheun, 95 kk 315 jiwa , Lamdurian, 160 kk 655 jiwa dan Gle Putoh, 20 kk 57 jiwa.

Terkait terjadinya dampak banjir tersebut tidak ada korban jiwa, “Hujan yang mengguyur Kabupaten Aceh Jaya dengan intensitas sedang hingga tinggi sekira pukul 18.00 wib (Senin Sore) menyebabkan tergenangnya air akibat meluapnya sungai di beberapa kecamatan. Katanya

“Berdasasrkan informasi masyarakat, banjir tersebut mulai memasuki permukiman atau rumah warga sekira pukul 02.15 wib. Ketinggian air rata-rata mencapai 20 s.d 70 cm. Sampai dengan saat ini belum ada korban jiwa,” pungkas Fajri
Sementara laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan menerangkan, hujan lebat yang menguyur Aceh Selatan membuat delapan kecamatan dan gampong terendam banjir.

“Akibat tidak sanggupnya drainase menampung debit yang mengalir di wilayah gampong-gampong di kecamatan tersebut, sehingga terjadi banjir dengan ketinggian 30 cm sampai dengan 60 cm. Ada satu rumah terancam ambruk ke sungai,” kata Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP, Selasa, (6/7).

Cut Syazalisma mengatakan banjir juga membatasi akses jalan lintas di beberapa gampong dan memutuskan jembatan penghubung.

“Tim TRC Damkar – PB BPBD telah turun kelokasi untuk melakukan penanganan awal, selanjutnya akan dilakukan pembersihan pasca banjir di tempat – tempat umum dan rumah warga,” terangnya.

Adapun dari data yang dikumpulkan BPBD Aceh Selatan, kecamatan yang terdampak banjir yakni, Kecamatan Labuhanhaji dengan korban terdampak 250 KK (753 jiwa), Kecamatan Sawang 73 KK (350 jiwa) dan selanjutnya, Kecamatan Meukek 97 KK (300 jiwa)
Kemudian Kecamatan Kota Bahagia 203 KK (603 jiwa), Kecamatan Kluet Tengah 29 KK (142 jiwa) dan 1 rumah terancam ambruk ke dasar sungai, Kecamatan Kluet Utara 30 KK (112 jiwa), Kecamatan Labuhanhaji Barat 1 jembatan Ambuntmen rusak parah dan Kecamatan Samadua 1 jembatan Ambuntmen juga mengalami rusak parah.

Banjir juga merendam wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Senin (5/7) malam, juga disebabkan hujan deras tiada henti sejak kemarin. Enam kecamatan di daerah setempat mengalami banjir luapan dengan ketinggian 1- 2 meter.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, meriliskan tidak ada korban jiwa mau pun kerusakan dalam bencana banjir ini.

“Banjir luapan mulai terjadi sejak pagi tadi di beberapa titik dengan ketinggian 1 – 2 meter, menyusul hujan deras yang mengguyur semalaman,” kata Kepala BPBD Aceh Barat, Muchtaruddin, Selasa (6/7) kepada wartawan.

Menurut data sementara dari BPBD Aceh Barat, banjir luapan tersebut melanda enam kecamatan, antara lain, Kecamatan Woyla Timur meliputi Desa Blang Luah, Desa Alue Leuhop, Desa Krueng bee.

Kecamatan Woyla Barat meliputi Desa Lhok Male, Desa Napai, Desa Alu Lhop. Dan Kecamatan Meureubo hanya terjadi di Desa Pasi Aceh Tunong, Kecamatan Johan terjadi di Desa Leuhan dan Desa Blang Beurandang, Kecamatan Kaway XVI meliputi Desa Landak dan Kecamatan Arongan hanya terjadi di Desa Teupin Peuraho.

Dijelaskannya, beberapa lokasi titik banjir yang terjadi di enam kecamatan tersebut memang kawasan rawan bencana banjir, sehingga bila hujan deras melanda, maka rentan kebanjiran terlebih dekat dengan aliran sungai besar.

“Dari semua titik banjir sekarang ini, memang semuanya kawasan terparah bila bencana banjir melanda. Banjir ini ada yang bawaan dari kecamatan lain, juga dari luapan sungai, ” jelasnya. (hen/yat/den/min)