Harga Mati, Kodim Simeulue di Pulau Terdepan NKRI ‎

Dandim Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar. 

SIMEULUE (RA) ‎- Wilayah administrasi pulau Simeulue, menjadi prioritas utama tanpa batas oleh TNI AD Kodim 0115 Simeulue untuk mewujudkan dan mengedepankan pembangunan serta mensejahterakan wilayah kepulauan terdepan NKRI.

Prioritas utama tanpa batas untuk pembangunan dan kesejahteraan serta kenyamanan rakyat di wilayah pulau terdepan NKRI itu, merupakan harga mati dan peran penting yang harus serta wajib itu berada dipundak TNI AD, Kodim 0115 Simeulue, Korem 012 Teuku Umar dan Kodam Iskandar Muda.

‎Sehingga untuk mewujudkan kemajuan, kesejahteraan dan kenyamanan rakyat yang bermukim di 138 desa dalam 10 Kecamatan dalam Kabupaten Simeulue itu, membutuhkan tenaga dan pikiran serta signeritas yang tanpa batas oleh TNI AD Kodim Simeulue dengan berbagai kegiatan penting, baik berupa fisik dan spritual.

Signeritas TNI AD Kodim Simeulue dengan program andalan kegiatan TMMD masih sangat dibutuhkan oleh sekitar 97 ribu jiwa yang bermukim di wilayah pulau terdepan NKRI, untuk memoles daerah yang dikenal penghasil buah cengkeh terbesar dan penghasil lobster yang ada diwilayah Kodam Iskandar Muda.

‎Untuk membuktikan Signeritas Harga Mati yang diperankan Kodim 0115 Simeulue memajukan dan mensejahterakan kawasan pulau terdepan NKRI itu, terpampang jelas tulisan ukuran besar yang terpasang permanen halaman Makodim Simeulue “Sinergi Ternama Berkembang” yang disingkat “SINABANG”, yang merupakan nama ibukota Kabupaten Simeulue.

Dengan ikon ‎”Sinergi Ternama Berkembang” yang disingkat “SINABANG” itu merupakan pondasi dasar untuk sinergi TNI AD yang sedang dipopulerkan Kapendam IM, Kolonel Arh Sudrajat SH, untuk pembangunan dan mensejahterakan wilayah pulau terdepan NKRI yang tentunya dengan mengedepankan profesional dan nasionalisme sumber daya manusia tanpa membedakan kasta ‎dari berbagai kalangan.

‎”Intinya bahwa TNI AD khususnya Kodim 0115 Simeulue mewujudkan percepatan pembangunan pemerintah di daerah kepulauan sebagai bentuk untuk mensejahterakan kemakmuran rakyat dan masyarakat Indonesia secara merata walau berada dipelosok dan salah satunya wilayah kepulauan Simeulue yang merupakan kawasan terdepan NKRI”, tulis Kapendam IM Kolonel Arh Sudrajat SH, ‎kepada Harian Rakyat Aceh, Jumat (9/7).


Kapendam IM juga mengisyaratkan, tugas fungsi pokok TNI AD di Simeulue selain perang adalah operasi militer selain perang (OMSP) dalam bentuk berbagai kegiatan program dan non program atau unggulan, maka personil TNI AD yang ditugaskan di wilayah pulau terdepan NKRI merupakan personil pilihan yang memiliki kemampuan dan keahlian serta setiap saat siap bergerak bila dibutuhkan untuk kepentingan rakyat, daerah dan negara.

“Personil yang ditugaskan di pulau terdepan NKRI seperti wilayah Simeulue itu merupakan personil yang profesional dan tangguh, dengan kondisi  siap saat dibutuhkan untuk dilibatkan operasi, baik itu operasi dalam bentuk fisik maupun non fisik”, Isyarat Kapendam Iskandar Muda dalam tulisan pesan pendeknya yang dikirim kepada Harian Rakyat Aceh.

‎Wilayah Simeulue yang masuk dalam kawasan terdepan NKRI dan berbatasan dengan Negara Luar tersebut, menjadi tanggungjawab setiap komponen intuisi negara dan rakyat  yang ada di daerah tersebut, terutama Komando Distrik militer (Kodim) 0115 Simeulue, Korem 012 Teuku Umar dan Kodam Iskandar Muda.

“Wilayah pulau Simeulue merupakan daerah kepulauan terdepan NKRI, maka Kodim 0115 Simeulue ‎siap untuk melaksanakan t‎ugas fungsi pokok‎ TNI AD, seperti ‎OMSP‎. Maka untuk menjaga dan membangun serta mensejahterakan kawasan terdepan NKRI yang dikenal sejak dulu wilayah putih ini, modal utama sinergi baik secara individu, masyarakat, pemda setempat serta elemen lainnya”, kata Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar kepada Harian Rakyat Aceh, Jumat (9/7).

Dia juga mengungkapkan dengan TMMD salah satu pengabdian TNI ‎untuk rakyat dan daerah di wilayah pulau terdepan NKRI, dan untuk tahun 2021 sedang dilaksanakan program kegiatan TMMM, dengan total pembukaan penerobosan jalan baru sepanjang 3 kilometer‎ dan 2 kilometer  peningkatan jalan serta sejumlah jembatan dikawasan pedalaman Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Simeulue.

“TNI AD Kodim 0115 Simeulue, telah siap untuk bertarung demi kepentingan keutuhan kedaulatan NKRI dan khususnya di wilayah pulau terdepan NKRI”, tegas Letkol Inf Yogi Bahtiar yang dikenal penggemar kopi pancong dan hobi ngopi di setiap warung kopi dengan warga, dan ternyata itu merupakan salah satu cara jitu menjalin silaturahmi dan mempererat Sinergitas dengan masyarakat. (ahi).