Lagi, Satres Narkoba Polres Subulussalam Tangkap Terduga Penjual Narkotika

HARIANRAKYATACEH.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Subulussalam kembali berhasil menangkap seorang yang diduga penjual narkotika jenis sabu.

Penangkapan tersangka berlokasi disebuah warung yang ada di Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 15.20 WIB.

Tersangka berinisial SE bin JD (31) tercatat warga Desa Terutung Megakhe Bakhi Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara.

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, SIK kepada Rakyat Aceh menjelaskan saat Personel Satres Narkoba melakukan penggeledahan badan terhadap tersangka ditemukan 13 paket narkotika yang diduga jenis sabu dalam tas milik tersangka dengan berat bruto 22,89 gram

Kapolres Qori Wicaksono menjelaskan kronologi penangkapan tersangka bermula Sat Opsnal Resnarkoba Polres Subulussalam mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang mencurigakan duduk di pondok sebelah warung di Desa Lae Motong Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam. Berbekal informasi tersebut, anggota Satres Narkoba langsung mendatangi lokasi, dan menemukan seorang laki-laki yang mencurigakan.

” Dilakukan penggeledahan dan di temukan tas warna merah maron yang kemudian didalamnya berisikan barang bukti sabu yang sudah di paket-paket kan ” kata Kapolres Qori.

Selanjutnya, Personel Polres menginterogasi dan pelaku mengakui bahwa barang bukti Narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya dan mengakui barang bukti tersebut didapatkannya dengan cara dibeli dari seorang laki-laki berinisial T yang kini masuk daftar pencarian orang yang alamat Kabupaten Aceh Tenggara untuk di jual di Kota Subulussalam.

” Untuk saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Sat Resnarkoba Polres Subulussalam guna proses penyidikan lebih lanjut ” ungkap Qori.

Masih menurut Kapolres Qori Wicaksono, tersangka dijerat pasal 112 jo pasal 114 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun atau penjara seumur hidup, denda minimal 1 M maksimal 10 Miliar.

Jika diasumsikan, tambah Kapolres Qori Wicaksono, dalam satu gram sabu bisa digunakan oleh 5 sampai 8 orang ” Artinya, dengan ditangkapnya pelaku tersebut, Polres Subulussalam dalam penangkapan ini sudah menyelamatkan setidaknya 176 orang warga Kota Subulusalam dari penyalahgunaan narkoba ” tutup Kapolres (lim)