Bupati Aceh Barat Jalani Vaksinasi

Bupati Aceh Barat, H Ramli MS, saat menjalani vaksinasi. IST/RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM – Berbagai macam upaya terus dilakukan untuk menghentikan lajunya perkembangan wabah covid di daerah, guna memutuskan mata rantai penyebaran wabah ini. Pemkab Aceh Barat terus mengajak dan mengkampanyekan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi guna mencegah penyebaran virus covid 19.

Bupati Aceh Barat, H Ramli MS, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Barat, Evi Juwinda, juga mengikuti proses vaksinasi yang dilakukan di kediamannya Gampong Suak Geudeubang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu pagi (10/7).

Ini merupakan vaksin tahap pertama bagi Bupati Aceh Barat setelah sebelumnya ia terkonfirmasi positif covid-19 beberapa waktu lalu sehingga proses vaksinasi tahap pertama ini harus di tunda selama 3 bulan. Sedangkan bagi Evi juwinda, ini merupakan vaksinasi tahap kedua setelah sebelumnya ia telah menerima vaksin tahap pertama pada bulan Mei lalu.

Sebelum divaksin, Bupati Aceh Barat beserta istri terlebih dahulu mengikuti sejumlah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim vaksinator. Setelah semua dinyatakan normal, baru kemudian proses vaksinasi dilanjutkan.

Usai vaksinasi dilakukan, Bupati Aceh Barat, H Ramli MS menyampaikan, ia dan istrinya, Evi Juwinda mengaku tidak merasakan efek samping apapun atau gejala yang mengkhawatirkan setelah di suntik vaksin sinovac ini. Vaksinasi ini merupakan upaya untuk mencegah penyebaran covid 19 khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Oleh sebab itu, Ramli MS kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Aceh Barat agar jangan takut untuk disuntik vaksin. Ia mengatakan, vaksin Covid 19 ini sudah melalui berbagai uji klinis, bahkan sudah dinyatakan halal oleh MUI sehingga vaksin ini aman untuk digunakan.

Ramli MS juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat di Aceh Barat, walaupun sudah dilakukan tahapan vaksinasi, namun kedisiplinan terhadap protokol kesehatan harus terus dilakukan. “Bukan berarti setelah kita vaksin semua persoalan selesai, belum tentu. Kita harus tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan,” tegas Ramli MS. (ril/den/bai)