AKN Aceh Barat Jaring Calon Direktur Periode 2021-2025

HARIANRAKYATACEH.COM –  Sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan direktur Akademi Komunitas Negeri (AKN) pada 23 November 2021, ketua panitia pemilihan direktur AKN Aceh Barat Periode 2021-2025, Haimi Ardiansyah, S.T., M.IT. mengundang seluruh akademisi terbaik di perguruan tinggi seluruh Indonesia yang memenuhi persyaratan sesuai dengan perundang-undangan untuk mendaftar bakal calon direktur AKN Aceh Barat periode 2021-2025.

Haimi Ardiansyah mengatakan persyaratan utama bakal calon direktur AKN Aceh Barat adalah berusia paling tinggi 60 (enam puluh) tahun pada saat berakhirnya masa jabatan direktur yang sedang menjabat (23 November 2021). Selain itu, bakal calon adalah dosen berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan fungsional minimal lektor serta memiliki pengalaman manajerial paling rendah sebagai Ketua jurusan atau sebutan lain yang setara, atau Ketua lembaga paling singkat dua tahun di perguruan tinggi negeri. Jika tidak pernah menjadi ketua jurusan, paling tidak pernah menduduki jabatan eselon II di lingkungan instansi pemerintahan

“Pemilihan direktur AKN Aceh Barat merujuk Permenristekdikti Nomo 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri dan Permenristekdikti Nomor 77 Tahun 2017 tentang Statuta Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat,” kata Haimi.

Pendaftaran bakal calon direktur AKN Aceh Barat dapat dilakukan secara daring pada tautan https://s.id/CaKKL dan pengunduhan Form pendaftaran pada https://s.id/CaKwC ataupun dapat datang langsung ke sekretariat panitia pemilihan direktur di kampus AKN Aceh Barat, Alue Peunyareng. Informasi secara lengkap dapat diakses pada laman https://aknacehbarat.ac.id ataupun menghubungi narahubung Hery Wiharja. MS melalui nomor telepon/ WhatsApp +62 852-7749-7662.

“Masa pendaftaran bakal calon direktur saat ini memasuki masa perpanjangan pendaftaran tahap I dimulai dari 14 Juli s.d. 29 Juli 2021 dan akan dibuka perpanjangan pendaftarantahap II pada 30 Juli 6 Agustus 2021 jika jumlah bakal calon tidak mencukupi sebagaimana diamanatkan dalam Permenristekditi.” (ra)