Ribuan Anak Yatim Bakal Terima Santunan Idul Adha

HARIANRAKYATACEH.COM – Sebanyak 2.178 anak yatim di 68 gampong yang tersebar di empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe, akan menerima santunan Idul Adha 1442 Hijriah. Santunan itu bersumber dari APBK Pemko Lhokseumawe tahun 2021 dengan total anggaran sebesar Rp 150 juta.

Kabag Humas Dan Protokoler Pemerintah Kota Lhokseumawe, Drs. Marzuki dikonfirmasi Rakyat Aceh kemarin mengatakan,

bantuan untuk anak yatim ini merupakan program rutin Walikota, Suaidi Yahya dan Wakil Walikota Lhokseumawe, H Yusuf Muhammad SE, MSM melalui Dinas Sosial Kota Lhokseumawe.

“Jadi untuk bantuan itu akan mulai disalurkan pada hari Jumat (16/7) lusa secara tunai ke masing- masing gampong di Kota Lhokseumawe,”kata Marzuki.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kadis Sosial Kota Lhokseumawe, Drs.Ridwan Jalil menyebutkan, setiap anak yatim akan menerima santunan sebesar Rp 68.500. “Memang kita diakui jumlah yang diterima itu sangat minim, tapi itulah kemampuan Pemko Lhokseumawe setelah terjadi recofusing anggaran akibat pandemi Covid-19,”ucapnya.

Dikatakan, untuk mekanisme penyaluran santunan itu akan dilakukan langsung ke masing- masing gampong, karena tidak bisa menyalurkan melalui mekasnisme menggunakan rekening gampong (desa). Meskipun, sebelumnya pihak Dinas Sosial telah meminta mengumpulkan nomor rekening gampong.

Namun, jika disalurkan dana anak yatim lewat rekening gampong maka bertentangan dengan Peraturan Kemendagri. ” Ya akhirnya saya memutuskan penyaluran dilakukan secara manual dengan mengumpulkan anak yatim di desa masing-masing,”ucap Ridwan Jalil.

Untuk penyerahan santunan secara simbolis, lanjut Ridwan, akan dilakukan oleh Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya disalah satu gampong di Kecamatan Banda Sakti dalam waktu dekat ini.

Selain itu, ia juga menjelaskan, total semua anak yatim yang terdata pada Dinas Sosial di Kota Lhokseumawe mencapai 2.800 orang. Akan tetapi, setelah di verifikasi yang berhak menerima dana bantuan anak yatim dalam rangka menyambut Idul Adha 1442 H sebanyak 2.178 orang.

“Untuk kriteria penerima santunan khusus yang benar-benar anak yatim, jika anak yatim yang ibunya sebagai PNS maka dikeluarkan dulu dari daftar penerima. Ini kita prioritaskan untuk anak yatim

yang orang tuanya atau ibunya tidak mampu terhadap ekonominya,”ungkapnya. (arm/icm)