Pangdam IM, Tutup TMMD di Kawasan Pulau Terdepan NKRI

Wabup Hj Afridawati didamping Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar dan unsur Forkopimda foto bersama ditugu TMMD ke 111 yang resmi ditutup Pangdam IM, Rabu (14/7). For: harianrakyataceh.com 

HARIANRAKYATACEH.COM  – ‎ TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 111 yang digelar sejak Juni hingga Juli 2021, diwilayah kepulauan Simeulue, secara resmi ditutup Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki, Panglima Komando Daerah (Kodam) Iskandar Muda, Rabu (14/7).

‎Dalam amanat resmi Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Achmad Marzukiyang dibacakan Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar dalam penutupan TMMD di wilayah pulau terdepan NKRI, yang dipusatkan dikawasan ‎desa Kuala Bakti Kecamatan Teluk Dalam, salah satu Kecamatan yang memiliki dan kaya potensi alam yang ada didaratan maupun dilautan yang ada di Kabupaten Simeulue.

“Dengan telah berakhirnya TMMD Ke-111 ini, saya berpesan kepada kita semua, khususnya kepada anggota Satgas TMMD serta masyarakat agar terus menjaga kebersamaan sekaligus kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mengembangkan potensi daerah kita masing-masing menjadi lebih maju, sehingga kita dapat bersaing dengan wilayah lainnya” kata Pangdam IM dalam amanatnya.

Masih dalam amanat Pangdam IM yang  selaku pengendali Kegiatan Operasional (PKO) TMMD juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama pemerintah daerah dan masyarakat, atas segala dukungannya, sehingga kegiatan TMMD itu dapat berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan,

Serta Pangdam IM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan semangat gotong-royong untuk membangun daerah masing-masing sekaligus mengatasi berbagai masalah dan tantangan serta kegiatan TMMD yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat.

Sehingga program TMMD yang bertema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” tersebut dapat meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah.perdesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal, miskin, terisolasi, terpencil, daerah perbatasan, pulau-pulau terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena akibat bencana.

“TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan semangat gotong-royong untuk membangun daerah masing-masing sekaligus mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang ada di hadapan kita serta memantapkan kemanunggalan TNI – Rakyat. TMMD Ke-111 TA 2021 secara resmi, saya nyatakan ditutup”, tulis Mayor Jenderal TNI Achmad Marzuki dalam amanat resminya.

Kegiatan TMMD ke 111tersebut dengan kegiatan peningkatan badan jalan sepanjang 2.000 meter dan penerobosan jalan baru sepanjang 3.000 meter serta membangun sejumlah jembatan, sehingga ‎telah dapat membantu masyarakat di kawasan Kecamatan Teluk Dalam, disebabkan melintasi areal persawahan, areal lahan kosong dan perkebunan milik warga, yang sebelumnya lintasan jalan tersebut, hanya jalan setapak dan beresiko.

“Dengan adanya terobosan jalan baru sepanjang 3.000 meter dan peningkatan jalan sepanjang 2.000 meter  melalui program TMMD ini sudah memudahkan dan sangat membantu akses masyarakat pergi ke kebun serta menjadi babak baru masyarakat untuk pengembangan kebun dan sawah baru, sebab dilintasan jalan yang dibangun TMMD, banyak lahan kosong”, kata Wabup Afridawati didampingi unsur Forkopimda setempat, yang menghadiri Penutupan TMMD ke 111.

Sahmin Kades Kuala Bakti: Terimakasih Pak Panglima

Telah selesainya dan dituntaskan jalan tersebut dalam program  TMMD ke 111, mendapat reaksi terimakasih dari Sahmin, Kades Kuala Bakti, Kecamatan Teluk Dalam  Kuala Bakti, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, yang ditujukan kepada Panglima Kodam Iskandar Muda dan Panglima TNI, saat dihubungi harianrakyataceh.com, Jumat (16/7).

“Alhamdulillah, terimakasih pak Panglima Kodam Iskandar Muda dan pak Panglima TNI serta Pemkab Simeulue telah membangun jalan yang ada didesa kami, sebab jalan itu sangat kami butuhkan, disana banyak perkebunan, ada persawahan milik masyarakat saya. Kini kami sudah leluasa melintasi jalan itu, dengan menggunakan kenderaan serta kami tidak takut lagi melintasinya, sebab dulunya hanya jalan setapak dan beresiko”, kata Sahmin.

Dia juga menitip harapan kepada Pangdam IM, Panglima TNI dan Pemerintah, untuk TMMD selanjutnya dapat kembali membangun sisa jalan sepanjang 12 kilometer, hingga nantinya dapat mencapai dan menghubungkan Kecamatan Simeulue Tengah, disebabkan akan menjadi akses penghubung strategis di Kabupaten Simeulue.

“Saya selaku mewakili masyarakat desa Kuala Bakti, sangat berharap kepada pak Pangdam IM, pak Panglima TNI dan Pemerintah,  dapat kembali membangun sisa jalan sepanjang 12 kilometer, hingga nantinya dapat mencapai dan menghubungkan Kecamatan Simeulue Tengah”, imbuh Sahmin.

Sebelumnya Dandim 0115 Simeulue Letkol Inf Yogi Bahtiar saat meninjau pelaksanaan TMMD ke 111, pada tanggal 3 Juli 2021, sempat dicegat dan dihadang emak-emak warga desa Kuala Bakti, Kecamatan Teluk Dalam, yang juga meminta langsung supaya jalan tersebut untuk dapat membangun sisa jalan sepanjang 12 kilometer hingga mencapai Kecamatan Simeulue Tengah.  (ahi).