Orang Asing dengan 5 Kriteria ini Masih Diperbolehkan Masuk Indonesia

ILUSTRASI. Calon penumpang pesawat melakukan verifikasi sebelum melakukan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (Fauzan/Antara)

HARIANRAKYATACEH.COM – Bandara PT Angkasa Pura II (Persero) telah menerapkan ketentuan terkait pembatasan orang asing masuk ke wilayah Indonesia dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu juga tertera dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 27 Tahun 2021.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan peraturan ini sudah disampaikan ke seluruh bandara perseroan yang berstatus internasional. Bandara AP II yang berstatus internasional, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, sudah mengetahui adanya peraturan tersebut dan telah berkoordinasi dengan stakeholder untuk pemberlakuan Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021.

“AP II bersama stakeholder berupaya untuk menerapkan peraturan ini dengan baik,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (22/7).

Dalam beleid tersebut disebutkan bahwa pembatasan terhadap orang asing yang masuk ke Indonesia atau transit di Indonesia, kecuali pemegang visa diplomatik dan visa dinas, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, bertujuan untuk kesehatan dan kemanusiaan (mendapat rekomendasi dari kementerian/lembaga), dan awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya.

Orang asing atau warga negara asing (WNA) yang tidak termasuk di dalam lima klasifikasi tersebut di atas tidak diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia, dan akan dilakukan pemeriksaan di bandara tepatnya di area kedatangan internasional oleh Kantor Imigrasi.

Seiring dengan berlakunya Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021, Kemenkumham menyatakan bahwa tenaga kerja asing yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga kini tdak bisa lagi masuk ke Indonesia.