Empat Anak Tenggelam di Pantai Seunuddon, Dua meninggal dunia

MENINGGAL- Seorang anak yang tenggelam di Pantai Bantayan, Seunuddon, Aceh Utara, meninggal dunia pada Rabu kemarin. FOR RAKYAT ACEH

ACEH UTARA (RA) – Lebaran kedua Idul Adha 1442 Hijriah, dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain di laut kawasan Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon Aceh Utara. Namun, naas bagi empat anak asal Gampong Babussalam, Kecamatan Baktiya, yang jatuh tenggelam dari pelampung ban, Rabu kemarin.

Dalam musibah itu, dua dari empat anak dinyatakan meninggal dunia usai setengah jam lamanya hilang bersama ombak laut. Yakni Dika Ramadhan (11) dan Yoga (15), sementara dua temannya yang selamat saat terjatuh dari pelampung ban, masing-masing Ikbal Riandi (13) dan Saifan Fahrezi (14).

Kapolsek Seunuddon Iptu M Jamil menyampaikan, ke empat korban berenang menggunakan ban yang disewa dari warga di kawasan pantai setempat.

“Saat sedang mandi bersama dengan teman-temannya dengan jarak diperkirakan sejauh 30 meter dari pinggir pantai, tiba-tiba ban yang mereka gunakan tersebut terbalik,” kata Iptu M Jamil, dalam rilisnya kepada Rakyat Aceh,kemarin.

Kemudian, anak-anak tersebut lansung terjatuh ke laut dan tenggelam, karena tak mampu berenang dan dua diantaranya berhasil selamat. Warga setempat dan pengunjung pantai yang mengetahui kejadian tersebut, langsung berusaha mencari ke empat anak yang sudah tenggelam di Pantai Bantayan. Akhirnya, berhasil ditemukan dan dua korban diantaranya sudah tak sadarkan diri.

“Tim Patroli dari Sat Sabhara Polres Aceh Utara yang ada dilokasi sempat mencoba melakukan pertolongan terhadap korban sebelum dilarikan ke Puskesmas terdekat menggunakan mobil patroli,” ungkapnya.

Namun, saat tiba di Puskesmas, dua korban terakhir dinyatakan telah meninggal dunia, sementara satu korban lainnya Saifan Fahrezi dirujuk ke RSUCM untuk mendapat perawatan karena menderita sesak nafas. (arm/icm)