Rumah Rehab Gunakan Seng Bekas 

HARIANRAKYATACEH.COM I Rumah yang diperuntukan kepada masyarakat miskin atap menggunakan seng bekas serta banyak ditemukan kejanggalan yang terjadi di Gampong Alue Raya Kecamatan Panga Aceh Jaya, Rabu (28/7).

Hasil pantauan harianrakyataceh.com, bangunan rumah layak huni yang dibangun dengan Dana Desa (DD) Alue Raya tahun anggaran 2020 tersebut terlihat jelas jika seng yang digunakan merupakan barang bekas tampak bocor.

Salah seorang penerima manfaat, Khatijah (45) selaku penerima manfaat rumah layak huni k mengaku jika dirinya bersama suami dan kedua anaknya terpaksa tinggal dirumah tersebut karena kebutuhan yang sudah sangat mendesak.

“Baru 10 malam kami pindah kesini, rumah ini dibangun memang diatas rumah kami yang sudah tidak layak huni lagi,” kata Khatijah

“Kalau hujan atapnya bocor, ya walaupun bocor, seperti dilihat ya gini lah seng nya”. Katanya

Sementara itu, Mantan Kasie Pemerintahan Desa Alue Raya, Syukri membenarkan jika pembangunan terhadap keluarga fakir miskin di desanya itu merupakan pembangunan tahun 2020 yang menggunakan dana desa.

Katanya, program pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama yang ikut disaksikan oleh Camat Panga.

“Sebenarnya, program bangun rumah milik Khatijah tersebut merupakan kesepakatan bersama. Kala itu, ada tiga unit rehab rumah warga yang dipending dengan nilai Rp8 juta per unit.

Selanjutnya, uang tersebut digunakan untuk membangun atau rehab berat rumah milik Khatijah yang sudah tidak layak huni lagi,” ungkap Syukri.

Pada saat itu, Camat juga sudah mewanti-wanti agar rumah tersebut jangan dibangun asal-asalan, dan juga tidak dibenarkan menggunakan barang bekas.

“Kalau kita liat bangunannya sayang sekali, karena keluarga Khatijah memang harus dibantu dan layak untuk mendapatkan rumah layak huni,” pungkas Syukri. (Hen)